IHSG Anjlok Tiga Hari Beruntun, Market Cap BEI Tergerus Rp 581 Triliun
JAKARTA, Investortrust.id – Meski perdagangan saham hanya berlangsung tiga hari di pekan ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) justru turun dalam. Pelemahan mencapai 246,07 poin (3,53%) menjadi 6.723.
IHSG mengalami penurunan selama tiga hari beruntun dengan total kapitalisasi pasar (market cap) yang menguap mencapai Rp 581 triliun. Alhasil market cap BEI kini turun drastic menjadi Rp 11.825 triliun.
Baca Juga
Wall Street Cetak Rekor Baru Ditopang Saham Teknologi, Dow Jones Tembus 50.000
Tekanan terbesar indeks datang dari kejatuhan sejumlah saham big cap, seperti saham BMRI melemah 9,29%, BREN turun 21,95%, TPIA melemah 21,82%, DSSA turun 20,99%, dan BBRI melemah 4,295.
Pelemahan indeks juga dipicu atas penurunan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor industry melemah 3,41%, sektor enerig turun 3,59%, sektor consumer primer melemah 2,33%, sektor keuangan turun 2,01%.
Baca Juga
Bursa Eropa Menguat, Investor Cermati Gejolak Politik Inggris dan Kunjungan Trump ke China
Penurunan indeks pekan ini tercatat yang terburuk kedua di dunia setelah pasar saham Colombia dengan pelemahan 3,57%, Indonesia mencapai 3,53%, India dengan pelemahan 3,52%, dan indeks saham Turkey melemah 2,59%.
Penurunan indeks pekan ini juga diikuti dengan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 3,21 triliun. Angka tersebut jauh melampaui net sell saham di pasar regular pekan sebelumnya senilai Rp 2,43 triliun.

