Bursa Eropa Menguat, Investor Cermati Gejolak Politik Inggris dan Kunjungan Trump ke China
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Bursa saham Eropa menguat pada perdagangan Kamis (14/5/2026). Investor mencermati perkembangan politik di Inggris serta kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke China untuk bertemu Presiden Xi Jinping.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, indeks pan-Eropa Stoxx Europe 600 menguat 0,7%, dengan mayoritas sektor dan bursa utama berada di zona hijau. Saham teknologi dan media menjadi pendorong utama kenaikan, sementara sektor pertambangan dan perbankan tertinggal.
Perhatian investor di Eropa tertuju pada meningkatnya turbulensi politik di United Kingdom. Posisi Perdana Menteri Keir Starmer dilaporkan semakin rentan terhadap tantangan kepemimpinan di internal Partai Buruh.
Laporan media Inggris menyebut Menteri Kesehatan Wes Streeting tengah mempertimbangkan pencalonan diri sebagai pemimpin partai. Investor juga memantau kenaikan biaya pinjaman pemerintah Inggris di tengah ketidakpastian politik yang terus berlanjut.
Di sisi lain, Angela Rayner — yang disebut sebagai kandidat kuat pengganti Starmer — dinyatakan bebas dari pelanggaran pajak oleh otoritas setempat. Sebelumnya, Rayner mengundurkan diri dari jabatan wakil perdana menteri tahun lalu setelah mengakui kekurangan pembayaran bea materai atas apartemen senilai £800.000.
Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris atau gilt turun di seluruh tenor perdagangan. Yield gilt 10 tahun tercatat turun sekitar 7 basis poin, sementara pound sterling melemah 0,3% terhadap dolar AS.
Di Asia, pasar global juga memusatkan perhatian pada lawatan Trump ke Beijing untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi dengan Xi Jinping. Investor berharap hubungan dua ekonomi terbesar dunia itu dapat kembali stabil setelah periode ketegangan perdagangan dan teknologi.
Trump datang bersama sejumlah eksekutif perusahaan besar AS, termasuk CEO Tesla Elon Musk dan CEO NVIDIA Jensen Huang.
Baca Juga
Pasar Kripto Memanas Pasca Xi Jinping Singgung Taiwan dalam Pertemuan dengan Trump
Trump mengatakan hubungan AS dan China akan menjadi “lebih baik dari sebelumnya” saat bertemu Xi di Beijing. Agenda kunjungan juga mencakup tur ke Temple of Heaven dan jamuan kenegaraan.
Dari sisi korporasi, saham Burberry merosot 6,8% setelah perusahaan barang mewah asal Inggris itu melaporkan pelemahan bisnis di Eropa dan Timur Tengah yang membebani upaya pemulihan kinerja perusahaan.

