Wall Street Cetak Rekor Baru Ditopang Saham Teknologi, Dow Jones Tembus 50.000
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id – Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Kamis waktu AS atau Jumat (15/5/2026) WIB. Indeks Dow Jones Industrial Average kembali menembus level psikologis 50.000.
Dow Jones melonjak 370,26 poin atau 0,75% menjadi 50.063,46. S&P 500 naik 0,77% ke level penutupan baru 7.501,24, sedangkan Nasdaq Composite menguat 0,88% menjadi 26.635,22. Kedua indeks tersebut juga mencetak rekor intraday dan penutupan tertinggi sepanjang masa.
Baca Juga
Didorong Reli Kuat Saham AI dan Semikonduktor, Wall Street Kembali Cetak Rekor Baru
Reli Wall Street didorong lonjakan saham Cisco Systems yang melesat 13% setelah perusahaan melaporkan laba kuartal ketiga dan proyeksi bisnis yang melampaui ekspektasi analis. Cisco juga mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja terhadap hampir 4.000 karyawan.
Kepala riset pasar modal U.S. Bank Asset Management, William Merz, mengatakan fundamental korporasi AS masih sangat kuat, terutama di kelompok perusahaan kapitalisasi besar. “Sulit untuk mengabaikan kisah pertumbuhan pendapatan yang kuat,” kata William Merz kepada CNBC.
Kenaikan Cisco memberi dorongan signifikan terhadap Dow Jones. Selain itu, saham NVIDIA naik lebih dari 4% setelah laporan menyebut pemerintah AS telah memberikan izin kepada sekitar 10 perusahaan China untuk membeli chip H200 Nvidia, meski pengiriman belum dilakukan.
Selain Nvidia dan Cisco, saham Amazon turut menopang reli indeks Dow. Dalam dua bulan terakhir, saham Cisco telah melonjak 47%, sementara Amazon dan Nvidia masing-masing naik 28% dan 30%.
Penguatan Wall Street terjadi meski konflik di Timur Tengah masih berlangsung dan memicu kekhawatiran inflasi akibat harga minyak yang tetap tinggi.
Baca Juga
Isu Iran menjadi salah satu topik utama dalam pertemuan Trump dan Xi Jinping di Beijing. Menurut pejabat Gedung Putih, kedua negara sepakat bahwa jalur pelayaran strategis Strait of Hormuz harus tetap terbuka demi menjaga stabilitas perdagangan energi global.

