IHSG Ditutup Naik 0,50%, Enam Saham DEFI hingga MLPT Catat ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/5/2026), ditutup menguat 35,36 poin (0,50%) menjadi 7.092. Rentang pergerakan 7.049-7.127 dengan nilai transaksi Rp 15,12 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan sejumlah sektor saham berikut, yaitu saham sektor material dasar 1,91%, sektor consumer non primer 1,42%, sektor teknologi 1,21%, sektor property 0,99%, dan sektor infrastruktur 0,40%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan dan kesehatan.
Baca Juga
MSCI Dinilai Tetap Konstruktif ke RI, Namun Seleksi Saham Makin Ketat
Di tengah penguatan tersebut, saham berikut catatkan lompatan harga, yaitu saham DEFI naik 34,23% menjadi Rp 200, RICY naik 34,04% menjadi Rp 126, PYFA naik 25% menjadi Rp 380, ABDA menguat 24,93% menjadi Rp 4.760, TALF naik 24,63% menjadi Rp 119, dan MLPT naik 19,95% menjadi Rp 24.500.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 85,16 poin (1,22%) menjadi 7.057 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 518,38 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 342,20 miliar, EMAS mencapai Rp 169,25 miliar, dan BBCA sebanyak Rp 144,82 miliar.
Baca Juga
OJK Perketat Pengawasan Etika Penagihan, Puluhan PUJK Kena Sanksi Administratif
Kenaikan indeks ditopang penguatan saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, yaitu BRPT dan TPIA cetak auto reject atas (ARA). Saham CDIA naik 13,33%, CUAN menguat 12,07%, dan BREN naik 2,83%. Kenaikan juga didukung penguatan saham bank KBMI IV, yaitu BBRI, BBCA, BMRI, dan BBNI.
Adapun saham dengan kenaikan harga pesat di awal transaksi, yaitu ENZO naik 34,72% menjadi Rp 97, BRPT naik 24,66% menjadi Rp 2.300, ABDA naik 24,92% menjadi Rp 3.810, KONI naik 24,69% menjadi Rp 2.980, BOBA mengaut 24,39% menjadi Rp 306, dan TPIA menguat 19,70% menjadi Rp 6.075.

