Saham Big Bank Rebound Pagi Ini, Intip kembali Target Harga BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI Berikut
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Saham emiten bank big bank atau KBMI IV akhirnya rebound pada perdagangan intraday sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (5/5/2026), setelah tertekan dalam beberapa hari terakhir ke level terendah baru dalam setahun terakhir. Rebound tersebut dorong indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI kembali ke atas level 7.000.
Kenaikan saham big bank pagi ini dipimpin saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Hingga pukul 10,14 WIB, saham BBRI rebound 4,28% menjadi Rp 3.170. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga melesat 2,54% menjadi Rp 6.050.
Baca Juga
Kenaikan serupa melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebanyak 2,71% menjadi Rp 4.540 dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 2,34% menjadi Rp 2.930. Saham bank lainnya, seperti BRIS juga menguat 2,51% menjadi Rp 1.835 dan BNGA menguat 2,11% menjadi Rp 1.690.
Kenaikan harga saham big bank tersebut menjadikan saham sektor keuangan mengalami kenaikan paling pesat pagi ini mencapai 1,34%. Kenaikan tersebut berimbas terhadap penguatan IHSG BEI sebanyak 0,87% menjadi 7.027 hingga pukul 10.10 WIB.
Lalu, penguatan harga saham bank ini bakal berlanjut? Berdasarkan sejumlah riset analis terungkap bahwa harga empat saham bank besar ini sudah tergolong murah atau tak lagi mencerminkan valuasi.
Baca Juga
Dana Murah BRI Tembus Rp1.000 Triliun, Cost of Fund Turun jadi 2,3%
Riset CGS International dalam riset terbarunya mempertahankan rekomendasi buy saham BBCA dengan target harga Rp 10.000. Adapun, harga perdagangan saham BBCA pada hari ini berada di posisi Rp 5.925 per saham, sehingga masih mencerminkan potensi kenaikan (upside) sekitar 68,8% menuju target harga tersebut.
Begitu juga dengan BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BBCA, meski demikian target harga dipangkas dari semula Rp 11.400 menjadi Rp 10.900. Valuasi saham BBCA saat ini makin atraktif didukung pertumbuhan kinerja kuartal I-2026 sudah sesuai estimasi.
Begitu juga dengan rekomendasi dan target harga saham BBRI dalam riset terbaru Mandiri Sekuritas. Saham BBRI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 4.100. Target harga ini merefleksikan kualitas asset yang kuat dan tingkat profitabilitas paling baik.
Baca Juga
Saham BNI (BBNI) Jadi Favorit Asing di Tengah Aksi Jual Bank Jumbo, Ini Prospeknya
Saham BMRI juga diberikan rekomendasi beli oleh dua sekuritas ini. MNC Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BMRI dengan target harga Rp 6.050. Target harga ini mengimplikasikan PVB sekitar 1,8 kali tahun ini dan potensi dividend yield mencapai 7-8%.
KB Valbury Sekuritas juga mempertahankan rekomendasi beli saham BMRI dengan target harga Rp 5.660 atau mencerminkan PB tahun ini diprediksi 1,8 kali. Target harga ini mempertimbangkan target pertumbuhan kredit, NIM, dan CoC tahun ini bakal tercapai. Adapun perolehan laba bersih perseroan di kuartal I-2026 telah melampaui estimasi ditopang lompatan pertumbuhan kredit.
Begitu juga dengan saham BBNI mendapatkan pandangan positif dari sejumlah perusahaan sekuritas. Di antaranya, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BBNI dengan target harga Rp 4.700. Mandiri Sekuritas menargetkan beli saham BBNI dengan target harga Rp 4.600, dan MNC Sekuritas menargetkan beli saham BBNI dengan target harga Rp 5.100.

