Emas Konsisten Sumbang Inflasi pada 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sejumlah komoditas yang secara konsisten mendorong inflasi pada 2025. Komoditas yang konsisten mendorong inflasi pada 2025 yaitu emas dan emas perhiasan.
“Komoditas ini menjadi komoditas penyumbang inflasi bulanan sebanyak 11 kali pada tahun 2025,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, saat rilis data BPS, di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Emas dan emas perhiasan memberikan andil inflasi sebesar 0,79% selama 2025.
Pada November 2025, kelompok logam mulia serta logam mengalami kenaikan harga secara bulanan dan tahunan. Harga logam mulia, meningkat 55,42% secara tahunan.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Naik Rp 27.000 Imbas Ketegangan AS–Venezuela
Selain emas dan emas perhiasan, komoditas yang sering mendorong inflasi bulanan yaitu ikan segar dan beras. Kedua komoditas ini muncul selama delapan kali sebagai penyumbang inflasi bulanan. Inflasi ikan segar dan beras menyumbang 0,15% terhadap inflasi bulanan pada 2025.
Secara umum, komoditas dari komponen harga bergejolak dan komponen inti memiliki frekuensi lebih sering menjadi penyumbang inflasi bulanan.
Baca Juga
Pudji mengatakan tingkat inflasi kumulatif hingga Desember 2025 atau year to date (ytd) sebesar 2,92%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan inflasi pada 2021 yang sebesar 1,87% ytd, inflasi pada 2023 yang sebesar 2,61% ytd, dan inflasi pada 2024 yang sebesar 1,57% ytd.
“Kecuali pada 2022 (yang mencapai 5,51% ytd)” ucap dia.

