Survei Indikator Politik: Tren Inflasi di Era Jokowi Konsisten Menurun
JAKARTA, investortrust.id - Dalam survei yang dirilis Indikator Politik menyatakan bahwa tren inflasi di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama dua periode cenderung konsisten menurun.
“Di periode pak Jokowi, tren inflasi lebih konsisten,” ujar Founder dan Peneliti Utama Indikator Burhanuddin Muhtadi, dalam acara Evaluasi Publik Terhadap 10 Tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo, secara daring, Jumat (4/10/2024).
Hal tersebut, lanjut dia, tercermin dari hasil survei yang menunjukan jika rata-rata inflasi pada periode pertama kepemimpinan Jokowi berada di angka 3,8% pada Januari 2015 hingga September 2019, kemudian di periode kedua inflasi menurun menjadi 3,2% sejak Februari 2020 sampai September 2024.
Menurut hasil survei dari responden, turunnya inflasi memberikan kegembiraan di masyarakat karena harga-harga barang kebutuhan juga menurun. Dampaknya, mengerek naik rata-rata approval rating Jokowi, yaitu 65,5% pada periode pertama dan 70,9% pada periode kedua kepemimpinan.
Baca Juga
Sebagai informasi, approval rating merupakan persentase responden yang menyatakan dukungan atau persetujuan terhadap kinerja seorang pemimpin.
“Menjelaskan mengapa approval (rating) Pak Jokowi di periode kedua itu lebih tinggi yaitu rata-rata 70,9%, sementara periode pertama approval-nya sedikit lebih rendah yaitu 65,5%,” kata Burhanuddin.
Lebih lanjut, survei ini juga menunjukan tren inflasi memang cenderung menurun dari waktu ke waktu, bahkan sejak era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Baca Juga
KSP: Capaian Jokowi di Perekonomian, Pengendalian Inflasi Terbaik
Di mana pada periode pertama SBY pada November 2024 hingga Oktober 2009 rata-rata inflasi sebesar 9,90%. Kemudian menurun menjadi rata-rata 5,62% pada periode kedua SBY, yakni November 2009 sampai Oktober 2014.
Tren penurunan juga terus berlanjut di Jokowi. Pada November 2014 sampai Oktober 2019 rata-rata inflasi berada di level 4,14%, selanjutnya pada November 2019 hingga Agustus 2024 inflasi berada di rata-rata angka 2,84%.
“Dan memang inflasi overall mengalami penurunan secara konsisten dibanding periode pertama Pak SBY. Karena rezim inflasi rendah sudah diberlakukan secara efektif sejak Pak SBY dan Pak Jokowi,” ucap Burhanuddin.

