Menkeu: Volume LPG Subsidi Diperkirakan Lampaui Kuota tapi Anggaran Tetap Aman
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan masih menghitung subsidi untuk LPG. Tetapi, dalam perkiraannya, LPG subsidi dari sisi volume akan melebihi kuota pada 2025.
“Tapi karena harganya turun, kalau kita penuhi pun tidak melebih anggaran 2025. Jadi kita penuhi,” kata Purbaya, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Berdasarkan paparan di depan DPR, Purbaya memaparkan realisasi subsidi LPG 3 kilogram mencapai 6,35 juta metrik ton atau tumbuh 12,7% secara tahunan. Sementara itu, dalam APBN 2025, kuota LPG 3 kg sebesar 8,2 juta ton.
Purbaya akan menunggu penjelasan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengenai penambahan kuota tersebut.
Baca Juga
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil mengatakan akan menambah kuota LPG pada sisa 2025. Ini dilakukan untuk menjaga pasokan LPG jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
“Kita tambah kurang lebih 0,35 juta metrik ton. Untuk apa? untuk menjaga antisipasi kebutuhan nataru. sehingga saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah Natal dan tahun baru untuk kita semua di 2025 insyaallah clear menyangkut dengan LPG,” kata Bahlil.
Meski kuota LPG tahun ini ditambah, namun Bahlil menegaskan bahwa tidak ada anggaran tambahan. Hal ini dikarenakan harga minyak mentah dunia sedang berada di bawah asumsi APBN.
“Harga (minyak mentah) dunia itu turun karena alokasi kita dalam APBN 2025 itu kan Rp 82 triliun, sementara realisasi dengan menambah 350.000 ton itu gak sampai di Rp 80 triliun, hanya sekitar Rp 77-78 triliun,” jelas Bahlil.

