Rupiah Melemah 17 Poin ke Rp16.585 per Dolar AS
JAKARTA, investortrust.id — Nilai tukar rupiah melemah pada perdagangan Jumat pagi (10/10/2025). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah turun 17 poin atau 0,1% ke posisi Rp16.585 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) tercatat berada di level 99,37 atau melemah 0,17%. Di kawasan Asia, dolar AS turut melemah terhadap sejumlah mata uang utama. Dolar turun 0,03% terhadap yuan China, 0,06% terhadap yen Jepang, 0,41% terhadap won Korea Selatan, dan 0,19% terhadap baht Thailand.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Rekomendasikan Beli 4 Saham Hari Ini, Ada ASII dan LSIP
Namun sebaliknya, dolar AS menguat terhadap ringgit Malaysia sebesar 0,15% dan peso Filipina sebesar 0,04%. Dolar juga tercatat melemah terhadap euro sebesar 0,05% dan poundsterling Inggris sebesar 0,03%.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menjelaskan, penguatan indeks dolar selama dua bulan terakhir dipicu pelemahan sejumlah mata uang global. Euro tertekan akibat ketidakpastian politik di Perancis.
Dari sisi domestik, penutupan sebagian pemerintah AS yang masih berlangsung menunda rilis data ekonomi utama, sehingga investor bergantung pada indikator sektor swasta untuk menilai arah ekonomi.
Baca Juga
“Meski demikian, pelaku pasar tetap yakin The Fed akan memangkas suku bunga dua kali lagi tahun ini, masing-masing 25 basis poin, setelah rapat terakhir menunjukkan pembuat kebijakan menimbang risiko pelemahan tenaga kerja terhadap inflasi yang masih tinggi,” ujar Andry, Jumat (10/10/2025).
Pada perdagangan Kamis (9/10/2025), rupiah sempat menguat 0,09% ke level Rp16.545 per dolar AS. Hari ini, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.510 hingga Rp16.596 per dolar AS.

