Menkeu Buka Peluang Penambahan TKD di 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal akan menambah anggaran transfer ke daerah (TKD) di APBN 2026.
“Untuk tahun 2026 nanti, itu tadinya APBN-nya berapa, kami tambah lagi Rp 43 triliun untuk transfer ke daerah. Saya pikir sudah cukup itu,” ujar Purbaya, saat di Surabaya, Jawa Timur.
Purbaya mengatakan rencana penambahan anggaran TKD tahun depan dilakukan dengan harapan ekonomi dan pendapatan negara akan membaik.
“Kalau dalam triwulan I dan II tahun depan ekonominya membaik dan uang saya lebih banyak dari sebelumnya, mungkin sebagian akan saya transfer lagi ke daerah,” ujar dia.
Purbaya menyebut pemangkasan TKD untuk 2026 muncul karena ada banyak penyelewengan anggaran oleh pemerintah daerah. Kondisi ini membuat pemerintah psuat agak gerah dan ingin mengoptimalkan realisasinya.
“Artinya nggak semua uang yang dipakai, dipakai dengan betul,” ucap dia.
Baca Juga
Angin Segar APBN 2026, Apkasi Lega TKD Bertambah meski Belum Ideal
Meski terkesan berkurang, Purbaya menjelaskan bahwa anggaran untuk masyarakat di daerah bertambah. Program-program yang diambil alih pusat mencatatkan anggaran sebesar Rp 1.300 triliun untuk 2026.
“Jadi kita ingin melihat kinerja uang yang lebih efektif,” kata dia.
Saat rapat dengan Komisi XI, Senin (18/9/2025), Purbaya menjelaskan penambahan TKD untuk APBN 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas sosial dan politik daerah.
“Itu sesuai dengan masukan dari daerah. Untuk kita sih itu penting karena untuk dalam jangka pendek sebagai penjaga stabilitas sosial dan politik daerah,” kata Purbaya saat ditemui di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (18/9/2025).
TKD yang awalnya ditargetkan sebesar Rp 650 triliun dalam RAPBN 2026 atau turun 24,8% dari TKD APBN 2025. Tetapi, setelah berbagai masukan, anggaran TKD APBN 2026 ditambahkan menjadi Rp 693 triliun.
Meski naik Rp 43 triliun, TKD tetap mengalami penurunan jika dibandingkan APBN 2025. Pada APBN 2025, TKD dianggarkan sebesar Rp 864 triliun. Dengan kata lain, TKD tetap turun -19,79%.

