Rupiah Stabil di Tengah Aksi Demo dan Ketidakpastian Global
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Nilai tukar rupiah bergerak stabil dengan kecenderungan menguat pada perdagangan Kamis sore (28/8/2025). Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), rupiah tercatat melemah tipis 1 poin atau 0,006% menjadi Rp16.356 per dolar Amerika Serikat (AS).
Sementara itu, data Bloomberg menunjukkan rupiah justru menguat terhadap dolar AS. Pada pukul 14.59 WIB, rupiah tercatat naik 16 poin atau 0,09% menjadi Rp16.352 per dolar AS dari penutupan sebelumnya.
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai penguatan rupiah merupakan respons positif pasar terhadap aksi demonstrasi buruh dan mahasiswa di depan Gedung MPR/DPR, Jakarta, yang berlangsung damai.
“Pada perdagangan sore ini, rupiah ditutup menguat 15 poin, meski sebelumnya sempat melemah 8 poin di level Rp16.352 per dolar AS dan sempat menyentuh Rp16.368 per dolar AS,” ujar Ibrahim dalam keterangan resminya, Kamis.
Baca Juga
Ada Sentimen Demo Buruh, Rupiah Diproyeksikan Bergerak Melemah pada Kamis 28 Agustus 2025
Dari faktor eksternal, India memutuskan menghentikan pembelian minyak mentah dari Rusia setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menerapkan tarif resiprokal hingga 50%. Meski demikian, kondisi energi global tetap bergejolak. Serangan pesawat nirawak Rusia ke infrastruktur energi dan gas di enam wilayah Ukraina juga menambah ketidakpastian pasar.
Selain itu, sinyal dari Ketua The Fed Jerome Powell yang mengindikasikan penurunan suku bunga memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter. Namun, kepastian kebijakan masih menunggu konfirmasi dari data ekonomi lanjutan.
Ibrahim memprediksi rupiah pada perdagangan Jumat (29/8/2025) akan bergerak fluktuatif di kisaran Rp16.340 hingga Rp16.400 per dolar AS.

