BPS: Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau Alami Inflasi Tiap Juli Selama 4 Tahun Terakhir
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini mengatakan kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi pada bulan Juli selama empat tahun terakhir.
“Kecuali pada Juli 2024,” kata Pudji, di kantor pusat BPS, Jakarta, Jumat (1/8/2025).
Pudji mengatakan kelompok ini kembali menjadi penyumbang inflasi dengan tingkat inflasi sebesar 0,74% dengan andil inflasi 0,22%. Inflasi kelompok ini lebih tinggi dibandingkan Juni 2025.
Beberapa komoditas utama yang menjadi penyumbang utama inflasi pada kelompok ini yaitu beras, tomat, bawang merah, dan cabai rawit. Andil inflasi untuk empat komoditas tersebut yaitu sebesar 0,06% untuk beras, 0,05% untuk tomat, 0,05% untuk bawang merah, dan 0,04% untuk cabai rawit.
Baca Juga
Indonesia Masih Nikmati Surplus di Juni 2025, Tapi Turun 4,65% Secara Bulanan
Secara bulanan, inflasi beras, mencapai 1,35%. Sementara itu inflasi tomat sebesar 19,05% secara bulanan, bawang merah sebesar 9,72%, dan cabai rawit sebesar 14%.
BPS mencatat terjadinya inflasi pada Juli 2025. Inflasi pada Juli 2025 mencapai 0,3% secara bulanan, 2,37% secara tahunan, dan 1,69% secara tahun kalender.
“Atau kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,27 pada Juni 2025 menjadi 108,60 pada Juli 2025,” kata Pudji.

