DPR Sepakati Desain Awal RAPBN 2026, Berikut Rincian Asumsi Makro dan Postur Fiskalnya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Rapat Paripurna DPR RI ke-25 masa persidangan 2024-2025 memutuskan untuk melanjutkan pembahasan desain awal Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026.
"Selanjutnya hasil pembicaraan pendahuluan RAPBN 2026 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026 tersebut akan menjadi pedoman dalam penyusunan RAPBN Tahun Anggaran 2026," kata Wakil Ketua DPR Adies Kadir, di ruang rapat paripurna, Jakarta, Kamis (24/7/2025).
Wakil Ketua Banggar DPR Jazilul Fawaid pembahasan dasar penyusunan RAPBN 2026 dan RKP 2026 ini bergulir sejak 1 Juli hingga 22 Juli 2025.
"Pada rapat kerja tanggal 22 Juli 2025, seluruh laporan panja tersebut telah disampaikan dan disepakati sebagai hasil pembahasan Badan Anggaran dengan pemerintah dan Bank Indonesia dalam rangka pembahasan pembicaraan pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2026 dan RKP Tahun 2026 yang akan menjadi bahan dasar bagi pemerintah dalam menyusun rancangan Undang-Undang APBN Tahun 2026 beserta nota keuangannya," ujar Jazilul.
Berikut rincian kesepakatan awal pembahasan RAPBN 2026:
Asumsi Makroekonomi 2026
• Pertumbuhan Ekonomi 5,2-5,8%
• Inflasi 1,5-3,4%
• Kurs Rp16.500-16.900/US$
• Tingkat Suku Bunga SBN 10 Tahun 6,6-7,2%
• Harga Minyak Mentah Indonesia US$60-80/barel,
• Lifting minyak bumi 605-620 ribu barel per hari
• Lifting gas bumi 953-1.017 ribu barel per hari
• Tingkat Kemiskinan 6,5-7,5%
• Kemiskinan Ekstrem 0-0,5%
• Rasio gini 0,377-0,380
• Tingkat Pengangguran Terbuka 4,44-4,96
• Indeks modal manusia 0,57
• Indeks Kesejahteraan Petani 0,7731
• Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja Formal 37,95
Baca Juga
Pemerintah - DPR Sepakati Rentang Asumsi Makro RAPBN 2026, Pertumbuhan Ekonomi Dirancang Segini
Postur Fiskal 2026
• Pendapatan negara 11,71%-12,31%
• Perpajakan 10,08-10,54%
• PNBP 1,63-1,76%
• Hibah 0,002-0,003%
• Belanja Negara 14,19-14,83%
• Belanja Pemerintah Pusat 11,41-11,94%
• Transfer ke daerah 2,78-2,89%
• Keseimbangan Primer (0,18)-(0,22)
• Defisit (2,48)- (2,53)
• Pembiayaan 2,48-2,53

