Rupiah Menguat di Tengah Drama Tarif Trump, Pasar Bingung tetapi Optimistis
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah dibuka di area positif dalam perdagangan Kamis (10/7/2025) pagi. Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah bergerak menguat 19 poin (0,12%) ke level Rp 16.238 per dolar Amerika Serikat (AS).
Pelaku pasar kesulitan mengikuti sinyal perdagangan yang saling bertentangan dari Presiden AS Donald Trump. Pada Senin (7/7/2025), Trump mengundurkan tenggat tarif dari 9 Juli menjadi 1 Agustus. Namun pada hari yang sama, ia juga mengatakan bahwa tenggat baru itu “tidak sepenuhnya pasti.”
Baca Juga
Dolar AS Balik Menguat, Jisdor Catat Rupiah Melemah ke Rp 16.254
Sementara pada Selasa (8/7/2025), Trump menulis di Truth Social bahwa tidak akan ada perubahan atau perpanjangan tenggat 1 Agustus. Pada hari yang sama, Trump juga mengumumkan tarif sebesar 50% untuk impor tembaga.
“Apa yang kita lihat sejak April sebenarnya adalah pasar yang mulai melewati kekhawatiran bahwa tarif akan berdampak buruk terhadap pertumbuhan, laba, inflasi, dan sebagainya,” ujar Kepala Riset Pasar Modal di U.S. Bank Wealth Management, Bill Merz, seperti dikutip CNBC.
Menurut dia, sentimen investor telah berubah sangat cepat dan menjadi lebih optimistis.
Baca Juga
Kurs Rupiah Beri Perlawanan pada DOlar AS Usai RI Pastikan Respons Tarif Trump
Investor menanti kejelasan lebih lanjut dan memperkirakan bahwa tarif akhir yang akan diberlakukan tidak akan sekeras ancaman awal Trump.

