Harga Emas Turun Tipis, tetapi Masih Mengilap di Tengah Drama Tarif dan The Fed
Poin Penting
|
CHICAGO, Investortrust.id - Harga emas melemah pada Selasa (22/7/2025) karena investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah mencapai level tertinggi dalam 5 minggu. Pelaku pasar juga fokus pada pembicaraan perdagangan menjelang batas waktu Presiden AS Donald Trump 1 Agustus.
Harga emas turun 0,3% menjadi US$ 3.385,20 per ons setelah sempat mencapai level tertinggi sejak 17 Juni di awal sesi. Sedangkan harga emas berjangka AS
turun 0,3% pada US$ 3.396,10.
Baca Juga
Harga Emas Antam Stagnan, Ini Faktor yang Harus Diketahui Investor
"Meski harga emas sedikit lebih rendah, tetapi tetap mendekati level tertinggi 5 minggu karena masih adanya ketidakpastian menjelang batas waktu tarif 1 Agustus," kata analis komoditas Reliance Securities Jigar Trivedi dilansir CNBC.
Emas, kata dia, kemungkinan akan tetap bullish. "Resistensi kuat terlihat di dekat US$ 3.420 dan US$ 3.350 merupakan level support,” ujarnya.
Indeks dolar AS stabil terhadap mata uang utama lainnya. Penguatan dolar membuat emas yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Para diplomat Uni Eropa mengatakan, blok tersebut sedang menjajaki langkah balasan terhadap Amerika Serikat karena prospek perjanjian perdagangan dengan Washington semakin menipis. Trump telah mengancam tarif 30% untuk impor Eropa jika tidak ada kesepakatan sebelum 1 Agustus.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan, pemerintah memprioritaskan kualitas kesepakatan perdagangan daripada waktu.
Baca Juga
Harga Emas Meroket ke Level Tertinggi 5 Minggu di Tengah Drama Tarif AS
Investor juga fokus pada pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve AS (The Fed) yang dijadwalkan minggu depan. Bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap untuk saat ini dan berpotensi mulai memangkasnya pada Oktober.
Emas cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama masa ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.
Harga perak turun 0,3% menjadi US$ 38,74 per ons, platinum turun 0,4% menjadi US$ 1.433,20, dan paladium turun 1,8% menjadi US$ 1.242,54.

