DEN: Program MBG Diaudit Tiap Kuartal, Anggaran Rp 171 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan ingin mendalami program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yaitu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini dimaksudkan agar penyerapannya lebih bagus dan dapat diakselerasi programnya.
“Kami juga sepakat, (MBG) untuk diaudit kuartalan. Dengan begitu, kita tahu nanti apa yang kurang dan segala macam,” ucap Luhut di Jakarta Rabu (12/03/2025).
Baca Juga
Fitch Pertahankan Peringkat Indonesia BBB Outlook Stabil, Mengapa?
Bertemu Menko Airlangga
Pernyataan tersebut disampaikan Luhut usai menemui Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Pertemuan untuk membahas kondisi fundamental Indonesia, yang digelar di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.
“Kami melakukan koordinasi untuk memberikan masukan kepada Presiden. Ini agar perekonomian kita semakin bagus,” kata dia.
Baca Juga
Asing dan Orang Kaya Buru SBN dan Net Sell Saham, Dampaknya?
Sebelumnya, Luhut mengatakan telah menggelar pertemuan dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudi dan Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana. Ia mengatakan perlu kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, melalui program prioritas nasional.
“Program Makanan Bergizi Gratis tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak dan ibu hamil, tetapi juga berpotensi menurunkan kemiskinan hingga 2,6%. Dengan target 82,9 juta penerima manfaat dan pengelolaan anggaran Rp 171 triliun, keberhasilan program ini harus kita dukung bersama,” tulis Luhut di Instagram resminya.
Saat ini, MBG telah berjalan di 38 provinsi dengan 2 juta penerima manfaat, melalui 722 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berfungsi menjaga kualitas makanan dan distribusi agar berjalan lancar. Hingga akhir 2025, ditargetkan 32 ribu SPPG beroperasi untuk melayani lebih banyak masyarakat.
“Guna memastikan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis ini, saya juga meminta BGN untuk melakukan audit bertahap. Ini agar tata kelola program tetap kuat dan akuntabel,” ujar dia.

