Bagikan

SUN Beri Yield hingga 7,14%, Pemerintah Tarik Utang Rp 30 Triliun

JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah menyebut lelang Surat Utang Negara (SUN) yang digelar 18 Februari 2025 untuk delapan seri SUN berhasil menarik Rp 30 triliun rupiah. Total penawaran yang masuk lelang ini sebesar Rp 84,003 triliun atau oversubscribed 2,8 kali, dengan menawarkan yield hingga 7,14%.

Dari hasil lelang yang dipaparkan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu), pemerintah tercatat memenangkan tujuh dari delapan seri SUN yang masuk. Satu seri Surat Perbendaharaan Negara (SPN) yaitu SPN 03250521 tak dimenangkan pemerintah.

Sesuai janji Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, yield instrumen moneter Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) akhirnya turun di bawah Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan pemerintah RI. Infografis: Diolah Riset Investortrust.id.

Baca Juga

Rupiah Ditutup Melemah, Tertekan Pernyataan Bos Fed


Seri yang Diminati
Seri yang banyak menarik perhatian investor yaitu jenis obligasi negara (ON) FR0103. Jumlah nominal yang dimenangkan dari seri ini sebesar Rp 9,5 triliun, dengan penawaran yang masuk sebesar Rp 21,33 triliun.

Pemerintah memberikan imbal hasil sebesar 6,8%, dengan tingkat kupon 6,75% dengan jatuh tempo 15 Juli 2035. Seri ini memiliki bid to cover ratio 2,25.

Baca Juga

DPD: Ada Efisiensi dan Danantara, Postur Anggaran Tetap


Seri kedua terbesar yang dimenangkan pemerintah yaitu FR0104. Penawaran yang masuk dari seri ini mencapai Rp 37,33 triliun. Pemerintah memenangkan Rp 8,65 triliun, dengan imbal hasil tertinggi yang dimenangkan sebesar 6,56% dan tingkat kupon 6,5%. Jatuh tempo untuk seri ini 15 Juli 2030, sedangkan  cover to bid ratio 4,32.

Seri ketiga yang dimenangkan yaitu FR01060. Pemerintah memenangkan Rp 3,8 triliun dari jumlah yang penawaran sebesar Rp 8,36 triliun. Imbal hasil tertinggi dari seri ini sebesar 7,02% dengan tingkat kupon 7,12%. Seri ini memiliki tanggal jatuh tempo sebesar 15 Agustus 2040 dan bid to cover ratio sebesar 2,2.

Pemerintah juga menarik Rp 2,7 triliun dari total penawaran yang masuk sebesar Rp 5,79 triliun, dari seri FR0107. Pemerintah memberikan imbal hasil sebesar 7,05% dengan tingkat kupon sebesar 7,125%. Jatuh tempo seri ini yaitu 15 Agustus 2045 dan cover to bid ratio sebesar 2,15.

Dari seri FR0105, pemerintah memenangkan Rp 2,7 triliun dari penawaran yang masuk sebesar Rp 2,97 triliun. Pemerintah memenangkan imbal hasil sebesar 7,14% dengan tingkat kupon 6,875%. Jatuh tempo seri ini yaitu pada 15 Juli 2064 dengan cover bid to ratio 1,1.

Pemerintah juga memenangkan seri FR0102 sebesar Rp 0,65 triliun dari penawaran yang masuk sebesar Rp 1,62 triliun. Pemerintah memberikan imbal hasil 7,06% dengan tingkat kupon 6,875%. Jatuh tempo seri ini yaitu 15 Juli 2054, dengan cover to bid ratio 2,49.

Sementara itu, seri SPN yang dimenangkan pemerintah yaitu SPN12260205 dengan jumlah yang dimenangkan sebesar Rp 2 triliun dan imbal hasil sebesar 6,25%. Tanggal jatuh tempo seri ini yaitu 5 Februari 2026, dengan cover to bid ratio 2,51.

 
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024