Tax Holiday Dorong Realisasi Investasi Rp 8.267 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan berbagai dukungan fiskal diberikan untuk menarik investor masuk ke dalam negeri. Insentif tax holiday, misalnya, telah mendorong realisasi investasi sekitar Rp 8.267 triliun.
"Langkah-langkah dukungan fiskal ini untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas. Termasuk menarik lebih banyak investasi seperti yang telah kami sediakan untuk banyak industri strategis, penting, dan inovatif,” kata Sri Mulyani di Mandiri Investment Forum (MIF) 2025, di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (11/02/2025).
Baca Juga
Dinikmati 655 Investor
Ia menjelaskan terdapat sejumlah fasilitas pajak yang diberikan kepada investor. Beberapa di antaranya yang sudah diberikan yaitu tax holiday, tax allowance, investment allowance, special economic zone, supertax deduction vokasi, serta supertax deduction untuk riset dan pengembangan (R&D). Total, fasilitas pajak yang diberikan telah dinikmati 655 investor.
Menkeu menjelaskan, tax holiday yang digelar sejak 2011 hingga November 2024 telah diberikan ke 221 wajib pajak. Nilai total investasi ditanamkan mencapai sekitar Rp 421 triliun dan US$ 479 miliar (setara Rp 7.846,02 triliun, kurs Rp 16.380 per dolar AS).
Sementara, tax allowance yang diberikan sejak 2007 hingga November 2024 telah dinikmati 234 wajib pajak. Investasi yang dihasilkan dari program ini mencapai Rp 90,35 triliun dan US$ 8,5 miliar.
Kebijakan pemberian investment allowance yang digelar sejak 2020 hingga 2024 dinikmati delapan investor. Total investasi yang dihasilkan dari fasilitas ini mencapai Rp 2,67 triliun dan US$ 18,6 miliar.
“Kami juga memberikan superdeduction (supertax deduction), khususnya bagi perusahaan yang dapat memberikan pelatihan bagi tenaga kerja. Program ini telah dinikmati 86.065 pekerja dengan melibatkan 857 lembaga vokasional. Keuntungan yang diestimasi dari program tersebut yaitu Rp 1,25 triliun,” kata dia.
Baca Juga
Utang Pemerintah Jatuh Tempo Rp 800 Triliun, Pasokan Surat Utang Meningkat
Selain itu, pihaknya menyediakan fasilitas supertax deduction sejak 2020 hingga November 2024 untuk 29 wajib pajak. Riset dan pengembangan ini memiliki 9 fokus dengan 38 tema.
“Yang mana lebih dari Rp 1,46 triliun hasil inovasi dan penelitian tersebut betul-betul telah dinikmati superdeduction-nya oleh 29 wajib pajak,” ucap dia.

