Untuk Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8%, Pemerintah Harus Perhatikan 4 Hal Ini
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah sebaiknya mulai memberi perhatian pada perbaikan bidang sosial, budaya, hukum, dan politik untuk mendukung tercapainya target pertumbuhan ekonomi 8%.
"Empat variabel tersebut penting, baru setelah itu, keluar ke industri manufaktur,” ujar ekonom Universitas Indonesia (UI) Muliadi Widjaja dalam diskusi yang digelar daring berjudul "IKAL Strategic Centre", di Jakarta, Selasa (14/1/2025).
Muliadi menyebut, empat bidang itu penting karena setiap investor yang hadir di Indonesia diharapkan tidak hanya membawa dana semata. Para investor dapat membawa hasil riset dan teknologinya (research and technology/R&D). “Sudah jelas R&D kita kecil. Belum lagi, investor kadang takut teknologi mereka dicuri,” kata dia.
Dia meminta Pemerintah Indonesia memperbaiki tata kelola regulasi. Sebab dengan regulasi yang jelas, investor dapat dengan mudah memahami kondisi di dalam negeri. “Selama ini kan (regulasi) jadi ketakutan,” kata Muliadi.
Sementara tenaga profesional Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Ending Fadjar menyebut diperlukan penyesuaian struktural horizontal. Istilah ini merujuk pada serangkaian kebijakan ekonomi yang bertujuan mengurangi peran pemerintah dalam perekonomian.
Untuk menuju ke sana, kata Ending, perlu penyelarasan antara pembangunan infrastruktur nasional dengan pembangunan institusional. Pembangunan institusional lebih diarahkan pada kemampuan sumber daya manusia. “Kita perlu melihat kembali reformasi institusional dan reformasi ekonomi harus berjalan bersamaan,” ujar Ending.

