Kurs Rupiah Dibuka Menguat, RDG BI Dimulai
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah dibuka menguat dalam transaksi antarbank pada Selasa (14/1/2025) pagi. Dilansir Yahoo Finance, rupiah bergerak menguat 10 poin (0,06%) terhadap dolar Amerika Serikat.
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) periode 14-15 Januari 2025 akan dimulai hari ini. Sebelumnya, RDG BI periode 17-18 Desember 2024 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate pada level 6%. Selain itu, Dewan Gubernur mempertahankan suku bunga Depocit Facility sebesar 5,25% serta suku bunga Lending Facility 6,75%.
Menurut Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro, investor kini menunggu laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) AS pada hari Rabu. Kenaikan yang tidak terduga dapat meningkatkan kekhawatiran The Fed akan mengurangi pemangkasan suku bunganya.
"Survei ekonom memproyeksikan peningkatan tahunan rata-rata sebesar 2,9%, naik dari 2,7% pada 24 November. Ini bersama dengan kenaikan bulanan sebesar 0,4%," katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa (14/1/2025).
Penambahan Pekerja
Pada Jumat lalu, laporan pekerjaan Desember 2024 mengungkapkan sebanyak 256.000 pekerja ditambahkan ke daftar gaji nonpertanian AS. Hal ini menandai peningkatan terbesar sejak Maret 2024 dan jauh melampaui perkiraan kenaikan sebesar 160.000.
"Investor juga khawatir bahwa inflasi dapat meningkat karena kebijakan tarif, imigrasi, dan pajak di bawah pemerintahan Presiden Terpilih AS Donald Trump yang akan datang," tulis Andry.
Baca Juga
Pasar saat ini memperhitungkan pergerakan 25 basis poin dari Federal Reserve tahun ini, dengan probabilitas 41,5% penurunan suku bunga pada pertengahan hingga akhir 2025.
Pasar saat ini memperhitungkan pergerakan 25 basis poin dari Federal Reserve tahun ini, dengan probabilitas 41,5% penurunan suku bunga pada pertengahan hingga akhir 2025.

