Indeks Dolar Menguat, Kurs Rupiah Melemah Makin Dekati Rp 16.000/USD
JAKARTA, investortrust.id - Kurs rupiah bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada Rabu (4/12/2024) pagi, makin mendekati level psikologis Rp 16.000/USD. Hal ini seiring penguatan indeks dolar AS.
Nilai tukar mata uang Garuda terhadap greenback tercatat Rp 15.954/USD pada Rabu pukul 10.19 WIB. Merujuk data Yahoo Finance, rupiah melemah 20 poin atau 0,13% pagi ini.
Baca Juga
Direktur Utama PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan, rupiah berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp 15.930/USD-Rp 16.010/USD.
Data Pekerjaan AS Membaik
Sementara itu, berdasarkan data Yahoo Finance, indeks dolar tercatat menguat 0,07 poin atau 0,06%. DXY ini bergerak ke level 106,43 pada pukul 10.04 WIB. Secara year to date, indeks dolar sudah naik 5,03%.
Dolar AS masih melanjutkan penguatan didukung data pekerjaan AS, Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS), yang lebih baik dari perkiraan. .JOLTS merupakan laporan resmi yang dirilis Bureau of Labor Statistics (BLS) AS, yang menggambarkan dinamika pasar tenaga kerja di negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu. Laporan tersebut memuat jumlah lowongan pekerjaan (job openings), perekrutan (hires), serta tingkat pengunduran diri dan pemutusan hubungan kerja (layoffs and separations).
Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS, yang masih melanjutkan penguatan setelah data pekerjaan AS JOLTS yang lebih baik dari perkiraan.
Baca Juga
Habis Pembatalan Darurat Militer, Muncul Seruan Pemakzulan Presiden Yoon

