Indeks Dolar Dekati 106, Kurs Rupiah Melemah Rabu Pagi
JAKARTA, investortrust.id - Kurs rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat dalam perdagangan valas di pasar spot, Rabu (13/11/2024) pagi. Dilansir Yahoo Finance, nilai tukar rupiah melemah tipis 5 poin (0,03%) ke level Rp 15.779/USD hingga pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, kurs rupiah ditutup di posisi Rp 15.774/USD kemarin.
Menurut Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro, indeks dolar AS naik lebih dari 1% hingga melampaui sempat 106,1, mendekati level November 2022 lalu. Pada pagi ini, DXY tersebut berada di level 105,92.
"Hal ini didorong oleh ekspektasi tarif impor yang lebih tinggi di bawah pemerintahan Presiden Terpilih AS Donald Trump. Pasar mengantisipasi bahwa tarif ini dapat menaikkan harga, membatasi kemampuan Federal Reserve untuk memangkas suku bunga," kata Andry dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (13/11/2024).
Baca Juga
Bappenas: 14 Indikator Pembangunan Diperkirakan Tak Capai Target 2024
Ancam Cina Tarif 60%
Di sisi lain, dengan Partai Republik memegang mayoritas tipis di Kongres, Trump diperkirakan akan mendorong pemotongan pajak dan deregulasi setelah menjabat pada Januari mendatang. Dia juga telah memperingatkan Zona Euro tentang kurangnya impor Amerika dan mengancam Tiongkok dengan tarif 60%.
Sebelumnya, kurs Bank Mandiri mencatat nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,62% kemarin (12/11/2024), menjadi Rp 15.780/USD. Sedangkan mata uang Garuda terhadap greenback hari ini kemungkinan bergerak di kisaran Rp 15.725/USD dan Rp 15.810/USD.

