Kemenkeu Optimistis Defisit Masih Sesuai Outlook APBN, 2,7% PDB
JAKARTA, investortrust.id - Hingga Agustus 2024, defisit APBN tercatat masih sekitar 0,68% dari produk domestik bruro (PDB). Melihat kondisi ini, Wakil Menteri Keuangan I Suahasil Nazara masih optimistis defisit sesuai target outlook sebesar 2,7% dari PDB.
“Sebagaimana laporan semester (I 2024), kami memperkirakan defisit APBN 2024 di akhir tahun nanti 2,7% dari PDB,” kata Suahasil, saat konferensi pers APBN Kita, di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (23/9/2024).
Baca Juga
Pendapatan Rp 1.777 Triliun dan Belanja Rp 1.930,7 Triliun, Defisit APBN Rp 153,7 Triliun
Suahasil optimistis karena lazimnya penyerapan anggaran akan banyak terjadi pada kuartal III dan IV. Pada periode kuartal itu, umumnya serapan anggaran akan meningkat tajam.
Suahasil menyontohkan, kondisi itu terjadi pada realisasi anggaran Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mencapai 43,1% dari pagu sebesar Rp 44 triliun. Meski realisasi masih di bawah 50%, tapi pekerja fisik IKN masih terus berjalan.
“Ketika pekerjaan fisik selesai, lalu diserahterimakan, maka pembayarannya langsung full. Ini biasanya terjadi di kuartal IV. Biasanya di kuartal IV ada percepatan belanja-belanja yang sifatnya fisik,” kata dia.
Baca Juga
Surat Berharga Nonsaham Melonjak 270%, Uang Beredar Tumbuh 7,3% ke Rp 8.974 Triliun
Berdasarkan kondisi inilah, Kemenkeu tetap memperkirakan defisit akhir tahun 2,7% dari PDB. Sementara itu, pada APBN 2024, defisit semulal ditargetkan 2,3% PDB.

