Rupiah Dekati 16.000/USD, Asing Net Buy Saham Rp 0,3 Triliun Rabu, SBN Rp 1,4 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Seiring sentimen ancaman resesi Amerika Serikat mereda dan ekspektasi pemotongan Fed Funds Rate 100 bps tahun ini, rupiah ditutup menguat paling tinggi di antara mata uang Asia ke Rp 16.035/USD. Dana asing pun berbalik mengalir kembali ke pasar saham domestik pada Rabu (7/8/2024), dengan mencatatkan net buy Rp 0,34 triliun.
“Sentimen ancaman resesi AS sudah mulai mereda. Rupiah menjadi mata uang 'terkuat' di kawasan Asia, dengan ditutup menguat 0,81% ke level Rp 16.035/USD,” kata Ekonom Senior PT Bank Permata Tbk Faisal Rachman kepada Investortrust.id, Rabu (7/8/2024).
Baca Juga
Kurs Rupiah Perkasa Makin Dekati 16.000/USD, Analis Ungkap Ini
Faisal mengatakan lebih lanjut, menguatnya kurs rupiah pada perdagangan Rabu ini sejalan dengan rilis data cadangan devisa Indonesia yang meningkat menjadi US$ 5,23 miliar pada Juli 2024. Cadev bertambah 3,71% dibandingkan posisi pada akhir Juni 2024 senilai US$ 140,2 miliar.
Peningkatan cadangan devisa didorong oleh arus modal masuk ke pasar saham, obligasi, dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Selain itu, penerbitan sukuk global.
Sementara, berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), kurs rupiah terhadap greenback berada di level Rp 16.100/USD pada Rabu sore. Mata uang Garuda menguat 83 poin dibanding kemarin di posisi Rp 16.183/USD.
Mtd, Asing Net Buy Saham-SBN
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, secara year to date, asing sudah mulai mencatatkan net buy saham Rp 0,04 triliun pada Rabu sore. Hal ini didukung pembelian bersih saham oleh asing yang sudah senilai Rp 1,09 triliun month to date.
Baca Juga
Sementara itu, di pasar Surat Berharga Negara (SBN), data terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) masih transaksi pada Senin lalu (5/8/2024). Non-resident di pasar SBN rupiah yang dapat diperdagangkan melakukan pembelian neto Rp 1,36 triliun.
Secara month to date, asing sudah mencatatkan pembelian bersih Rp 4,08 triliun di SBN rupiah yang dapat diperdagangkan hingga Senin lalu. Namun, secara year to date, asing masih mencatatkan penjualan bersih Rp 29,87 triliun hingga Senin lalu.

