Paspoortgate Guncang Pemain Indonesia di Belanda, PSSI Respons Begini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PSSI menegaskan polemik izin kerja yang menimpa sejumlah pemain Timnas Indonesia di kompetisi Belanda tidak berdampak pada status sebagai anggota skuad Garuda.
Kasus yang dikenal sebagai paspoortgate itu menyeret beberapa pemain Garuda yang berkarier di Belanda. Mereka adalah Dean James (Go Ahead Eagles), Justin Hubner (Fortuna Sittard), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), serta Tim Geypens (FC Emmen).
Status pemain-pemain tersebut dibekukan oleh klub sampai ada penyelidikan resmi terkait izin kerja para pemain yang kini berstatus non-Uni Eropa. Sebab, sebagai pemain asing di Belanda, ada banyak syarat yang harus dipenuhi Dean James dkk untuk bisa merumput di Eredivisie.
Baca Juga
Liverpool Siapkan Mohamed Salah Lawan Manchester City di Piala FA
Atas kasus itu, PSSI angkat suara. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menjelaskan itu sebagai persoalan di Eredivisie. “Mengenai permasalahan yang ada di klub-klub Eredivisie, maka itu masalah teknis administrasi yang berkaitan dengan hukum dan peraturan di Belanda,” ujar Sumardji dalam keterangan resmi.
PSSI memastikan seluruh pemain yang telah menjalani proses naturalisasi tetap sah. “Seluruh pemain keturunan yang telah membela Tim Nasional Indonesia, termasuk di dalamnya Dean James, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On telah sah menjadi WNI dan dipastikan tidak ada masalah hukum Indonesia,” tegas Sumardji.
Sumardji juga menyoroti komitmen para pemain diaspora yang memilih membela Timnas Indonesia. Menurutnya, keputusan tersebut bukan hal mudah karena mereka harus menyesuaikan berbagai aspek administratif saat tinggal dan bekerja di luar negeri.
“Mereka banyak yang lahir, besar, hidup dan memiliki keluarga di luar Indonesia. Jadi, dengan mereka memutuskan menjadi WNI, bukti mereka punya kecintaan serta pengabdian terhadap tanah air,” kata Sumardji.
“Bukan hanya terbukti dari kerja keras mereka dalam latihan dan pertandingan timnas, tapi terbukti juga bahwa dengan menjadi WNI banyak fasilitas yang harus mereka lepaskan, misalnya keharusan memiliki izin atau visa untuk tinggal dan bekerja di negara asing, misalnya di Belanda,” beber Sumardji.
Baca Juga
Naikkan Harga Tiket Laga Final Piala Dunia 2026, FIFA Banjir Kecaman

