Momentum Nataru, Menekraf Puji Dukungan Pemda dan Swasta bagi IP Lokal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menilai momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi etalase penting bagi penguatan kekayaan intelektual (IP) lokal. Dukungan pemerintah daerah dan pihak swasta dalam membuka ruang publik dinilai semakin memperluas peluang tampil dan tumbuh bagi karya anak bangsa.
“Momentum libur Nataru menunjukkan bahwa IP lokal bisa menjadi bagian dari pengalaman hiburan dan belanja masyarakat. Dengan dukungan ruang promosi yang konsisten, karya anak bangsa semakin siap melangkah ke pasar yang lebih luas,” ujar Teuku Riefky dalam keterangannya, Minggu (4/1/2026).
Sebelumnya, Menekraf juga meninjau langsung geliat ekonomi kreatif di sejumlah ruang publik di DKI Jakarta pada Rabu (31/12/2025). Aktivitas kreatif yang hadir di tengah perayaan publik tersebut menunjukkan bahwa IP lokal kian diterima sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat.
Baca Juga
RedDoorz Gandeng Kemenekraf dan Baznas Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra
Rangkaian kunjungan di Jakarta dimulai dari kawasan MRT Dukuh Atas, berlanjut ke IP kuliner lokal Toko Kopi Tuku, hingga pusat perayaan malam Tahun Baru 2026 di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Berbagai aktivitas kreatif tersebut menampilkan kolaborasi antara ruang publik dan pelaku ekonomi kreatif.
Pada malam pergantian tahun, Bundaran HI menjadi panggung kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif, mulai dari pertunjukan musik, atraksi teknologi, hingga pertunjukan drone. Salah satu sorotan adalah kemunculan maskot IP lokal Jekate, yang ditampilkan sebagai representasi karakter dan kekayaan intelektual lokal.
Mengawali 2026, Menekraf melanjutkan kunjungan ke Summarecon Mall Serpong, Banten, pada Kamis (1/1/2026). Di lokasi tersebut, ia berdialog dengan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor, seperti fesyen, parfum, tas, hingga kuliner.
Baca Juga
Menekraf Pede Ekonomi Kreatif Tetap Tumbuh di Tengah Gejolak Global
Sejumlah brand lokal yang tengah diminati pasar nasional turut ditinjau, antara lain Cosmonaut Spacewear, Lakon Indonesia, Mandalika Parfum, Urban State, Bevelient, serta IP kuliner Barbeque Mountain Boys. Kehadiran merek-merek tersebut mencerminkan perkembangan industri kreatif berbasis IP yang semakin kompetitif.
Menekraf juga meninjau Holiday Food Journey Festival di Summarecon Mall Serpong yang menghadirkan 44 stan kuliner dan dipadati pengunjung. Pemerintah mengapresiasi peran swasta yang menyediakan ruang promosi di pusat perbelanjaan sebagai wadah pertumbuhan IP lokal.
Menurut politisi Partai Demokrat itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta menjadi kunci agar IP lokal dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Sinergi tersebut dinilai mampu memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing industri kreatif nasional.
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi berkelanjutan agar semakin banyak IP lokal tidak hanya kuat di pasar domestik, tetapi juga siap menembus pasar global.

