RedDoorz Gandeng Kemenekraf dan Baznas Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra
JAKARTA, investortrust.id - RedDoorz menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Penyaluran bantuan ini dilakukan bersama Kementerian Ekonomi dan Kreatif (Kemenekraf) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Kolaborasi dengan Ekraf dan Baznas dipilih karena kedua institusi itu memiliki kapasitas operasional dan jaringan lapangan yang kuat. Hal ini penting mengingat sejumlah wilayah terdampak, khususnya di Aceh dan Sumut, sempat mengalami terputusnya jalur distribusi.
Donasi yang dihimpun bersama Kemenekraf telah disalurkan secara simbolis di tenda pengungsian Kota Bireuen, Aceh, pada Selasa (9/12/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.
“Kolaborasi Ekraf dengan RedDoorz dalam memberikan bantuan di masa awal pascabencana menunjukkan komitmen bersama dalam merespons situasi darurat secara cepat dan terkoordinasi,” ujar Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga, Rian Firmansyah dalam keterangannya, Selasa (23/12/2025).
Baca Juga
BSN Siapkan Relaksasi Pembiayaan bagi 8.000 Nasabah Terdampak Bencana di Sumatra
Sementara itu, penggalangan bantuan bersama Baznas dilakukan dalam periode 10-23 Desember 2025. Dana yang terkumpul diprioritaskan untuk membantu masyarakat terdampak di wilayah Sumut.
Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan mengapresiasi kerja sama tersebut.
“Sinergi antara sektor filantropi dan perusahaan seperti ini sangat penting agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran, cepat, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Banjir bandang pada akhir November 2025 juga berdampak pada sejumlah properti RedDoorz di Aceh dan Sumatra Utara. Properti terdampak tersebar di Banda Aceh, Bireuen, Medan, Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.
“RedDoorz menggalang dana dari internal perusahaan yang melibatkan karyawan dan mitra properti, serta dari eksternal melalui partisipasi publik,” kata Head of Government Relations RedDoorz, Gusti Raganata.
Baca Juga
Pemprov DKI akan Isi Pergantian Tahun dengan Galang Donasi bagi Sumatra
Donasi tersebut dikonversikan menjadi bantuan dapur umum dan obat-obatan bagi staf properti yang terdampak langsung.
Memasuki pekan keempat pascabencana, jumlah korban meninggal dilaporkan telah melampaui 1.100 jiwa dan ratusan lainnya masih dinyatakan hilang. RedDoorz berharap kolaborasi dengan Kementerian Ekraf dan Baznas dapat membantu mempercepat pemulihan wilayah terdampak dan meringankan beban masyarakat.

