Diburu Investor, Klub Jerman Schalke 04 Naikkan Nilai Obligasinya Jadi Rp1,3 Triliun
Poin Penting
|
GELSENKIRCHEN, investortrust.id – Usaha klub besar Jerman Schalke 04 untuk kembali ke Bundesliga setelah teruruk ke Bundesliga 2 mulai membuahkan hasil di dalam maupun luar lapangan.
Schalke 04 tak hanya mengejutkan di lapangan, melainkan juga di pasar keuangan. Klub asal Gelsenkirchen yang kini menempati posisi kedua di kasta kedua Bundesliga. Mereka berpotensi kembali ke level tertinggi setelah terdegradasi pada akhir musim 2022/2023.
Tak hanya itu, Schalke 04 juga memutuskan menaikkan nilai penerbitan obligasi barunya dari €50 juta (Rp969 miliar) menjadi €75 juta (Rp1,3 triliun) setelah permintaan investor melonjak jauh di atas ekspektasi.
Baca Juga
Rencana Penerapan Salary Cap Liga Premier Menuai Kontroversi Pemain dan Klub
Transaksi yang telah disetujui otoritas pengawas Luksemburg dan diberitahukan kepada BaFin Jerman ini menjadi langkah penting dalam rencana stabilisasi keuangan Schalke 04.
“Kami sangat senang dengan tingginya minat para investor dalam beberapa hari terakhir,” kata Christina Ruehl-Hamers, anggota dewan yang membidangi keuangan, dalam pernyataan resminya.
“Awalnya, target kami hanya melunasi obligasi 2021–2026 dan membiayai ulang sebagian dari obligasi 2022–2027. Dengan jumlah yang berhasil dihimpun, kami kini bisa melampaui target awal €50 juta. Ini memberi kami kendali strategis yang lebih kuat,” tambah Christina Ruehl-Hamers.
Kenaikan nilai penerbitan tersebut memungkinkan Schalke 04 memenuhi lebih banyak permintaan investor sekaligus memastikan distribusi surat utang yang lebih luas dengan tingkat imbal hasil lebih kompetitif. Minat yang tinggi, terutama dari investor institusional, menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan terhadap kondisi finansial klub serta prospek pemulihan ekonominya.
Dana hasil penerbitan obligasi 2025–2030 ini akan digunakan untuk melunasi dua obligasi sebelumnya (2021–2026 dan 2022–2027) serta mengurangi beban utang lain. “Strategi kami tetap jelas: menekan liabilitas jangka panjang tanpa menambah total utang,” tegas Christina Ruehl-Hamers.
Obligasi baru ini menawarkan imbal hasil tetap sebesar 6,5% per tahun dan jatuh tempo pada 26 November 2030. Schalke juga menambahkan bonus 1,5% jika klub berhasil promosi ke Bundesliga sebelum musim 2029/ 2030. Itu sebuah insentif yang mengaitkan langsung kinerja keuangan klub dengan prestasi di lapangan.
Obligasi dengan nilai nominal €1.000 (Rp17,8 juta) per unit ini dapat dibeli hingga 18 November 2025. Melalui penerbitan keenamnya di pasar modal ini, Schalke 04 memperkuat posisi keuangan sekaligus menegaskan ambisi untuk kembali bersaing di Bundesliga dalam waktu dekat.
Baca Juga
Hadapi Piala Dunia 2026, Casemiro Sebut Brasil Masih Butuh Neymar
Großes Interesse an der neuen Unternehmensanleihe des #S04: Aufgrund der sehr starken Nachfrage erhöht der Verein das öffentliche Angebot der Anleihe 2025/2030 von bis zu 50 auf bis zu 75 Millionen Euro.
— FC Schalke 04 (@s04) November 11, 2025
Mehr dazu ➡️ https://t.co/0wjK3ui0Vr pic.twitter.com/bBMUNygnHR

