Wall Street Menguat Setelah MA Batalkan Tarif Resiprokal Trump, Dow Melonjak Lebih 200 Poin
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id – Pasar saham AS menguat setelah Mahkamah Agung memutuskan menolak tarif Presiden Donald Trump, berpotensi memberi kelegaan bagi perusahaan yang terbebani biaya tinggi akibat bea masuk dan meredakan kekhawatiran inflasi yang masih membandel.
Pada perdagangan Jumat waktu AS atau Sabtu (21/2/2026) WIB, indeks S&P 500 naik 0,69% dan ditutup di 6.909,51. Nasdaq Composite menguat 0,9% ke 22.886,07. Dow Jones Industrial Average naik 230,81 poin (0,47%) menjadi 49.625,97. Indeks Dow sempat turun 200 poin sebelumnya akibat data ekonomi yang mengecewakan.
Baca Juga
Heboh, Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Resiprokal, Trump Bakal Kenakan Tarif 10% ke Mitra Dagang
Mahkamah Agung membatalkan sebagian besar kebijakan tarif Trump di bawah IEEPA, dengan menyatakan undang-undang itu “tidak memberikan kewenangan kepada Presiden untuk mengenakan tarif.” Sebagai respons, Trump mengumumkan tarif global baru 10%.
Saham anggota “Magnificent Seven”, Amazon, melonjak lebih dari 2%. Perusahaan ini mengimpor hingga 70% barangnya dari China menurut Wedbush Securities.
Saham lain yang diuntungkan termasuk Home Depot dan Five Below.
Jed Ellerbroek dari Argent Capital Management mengatakan tanpa tarif, harga barang di Amazon tidak perlu naik sehingga permintaan tetap terjaga.
Meski putusan Mahkamah Agung sudah banyak diperkirakan Wall Street, masih ada pertanyaan apakah tarif yang telah dibayar harus dikembalikan.
“Jika pemerintah membayar pengembalian besar, itu bisa menjadi bentuk stimulus ekonomi,” kata Michael Brenner dari FBB Capital Partners, seperti dikutip CNBC.
Sebelumnya, data menunjukkan PDB kuartal IV hanya tumbuh 1,4%, jauh di bawah perkiraan 2,5%. Departemen Perdagangan menyebut shutdown memangkas sekitar 1 poin persentase pertumbuhan.
Laporan indeks PCE menunjukkan inflasi inti 3% pada Desember, masih di atas target 2% The Fed.
Baca Juga
Wall Street Melemah Dihantui Kekhawatiran Kredit Swasta dan Risiko Iran, Dow Anjlok Lebih 260 Poin
Secara mingguan, Dow naik 0,3%. S&P 500 naik 1,1%, dan Nasdaq menghentikan tren penurunan lima minggu dengan kenaikan 1,5%.

