Lapangan Kerja AS Lesu, ADP Catat Penambahan Karyawan Januari Jauh di Bawah Ekspektasi
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id - Pasar tenaga kerja Amerika Serikat hampir tidak bergerak pada Januari, dengan rekrutmen berada di bawah ekspektasi. Laporan perusahaan pengolah data penggajian ADP Automatic Data Processing), Rabu (4/2/2026) menyebutkan, perusahaan swasta hanya menambah 22.000 lapangan kerja selama bulan pertama 2026 ini.
Baca Juga
ADP: Perekrutan Swasta AS Merosot, PHK Massal Terjadi di Bisnis Skala Kecil
Angka itu sebenarnya akan negatif jika tidak ditopang lonjakan 74.000 perekrutan di kategori pendidikan dan layanan kesehatan. Total angka itu lebih rendah dibandingkan kenaikan Desember yang telah direvisi turun menjadi 37.000, serta berada di bawah perkiraan konsensus Dow Jones sebesar 45.000.
Laporan ini pada dasarnya sama seperti penutupan 2025: pasar tenaga kerja yang lesu dalam lingkungan perekrutan rendah dan pemutusan hubungan kerja yang minim. Kondisi yang kemungkinan besar tidak banyak meredakan kekhawatiran para pembuat kebijakan Federal Reserve bahwa dukungan tambahan mungkin masih diperlukan.
“Perekrutan mulai melemah. Ini melanjutkan pola yang telah kami amati selama tiga tahun terakhir. Para pemberi kerja sangat enggan merekrut dalam kondisi ekonomi saat ini,” beber Kepala Ekonom ADP, Nela Richardson, kepada CNBC.
Richardson mencatat bahwa revisi tolok ukur yang diterapkan perusahaan terhadap datanya menunjukkan bahwa pertumbuhan lapangan kerja sepanjang 2025 sebenarnya sudah lebih lemah dari yang dilaporkan, sekitar 18.000 per bulan, atau 216.000 untuk setahun penuh.
Di luar pekerjaan terkait layanan kesehatan — pendorong utama pertumbuhan lapangan kerja tahun lalu — aktivitas keuangan menambah 14.000 posisi, konstruksi naik 9.000, sementara sektor perdagangan, transportasi, dan utilitas serta industri rekreasi dan perhotelan masing-masing menyumbang 4.000.
Namun, sejumlah sektor mencatat penurunan. Jasa profesional dan bisnis anjlok 57.000, kategori jasa lainnya turun 13.000, dan manufaktur berkurang 8.000. Hampir seluruh pertumbuhan bersih lapangan kerja — kecuali 1.000 — berasal dari sektor jasa.
Dari sisi ukuran perusahaan, seluruh tambahan lapangan kerja berasal dari perusahaan dengan 50 hingga 499 karyawan, sementara perusahaan kecil stagnan dan perusahaan besar kehilangan 18.000 pekerjaan. Totalnya tidak sepenuhnya konsisten karena pembulatan.
Kenaikan upah relatif tidak berubah dibandingkan Desember, dengan pekerja yang tetap bertahan di pekerjaannya mencatat pertumbuhan upah sebesar 4,5%.
Baca Juga
Pemerintah AS Tutup Sebagian, DPR Belum Setujui RUU Pendanaan yang Diloloskan Senat
Laporan ADP biasanya mendahului laporan nonfarm payrolls dari Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) yang lebih diperhatikan, yang umumnya dirilis pada Jumat. Namun, penutupan sebagian pemerintah yang baru saja berakhir menyebabkan penundaan rilis data BLS tersebut.

