Pasar Asia Bergerak Positif, Saham Pertahanan Melonjak Setelah AS Tangkap Maduro
Poin Penting
|
TOKYO, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik memulai pekan perdagangan penuh pertama tahun 2026 dengan penguatan, setelah Amerika Serikat mengatakan telah menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro pada akhir pekan. Harga minyak melemah ketika pasar menimbang potensi dampak ketegangan geopolitik.
Menurut Otoritas AS, Maduro dan istrinya, Cilia Flores, diterbangkan ke New York setelah operasi tersebut dan didakwa atas konspirasi narko-terorisme serta kejahatan lainnya. Dalam dakwaan disebutkan bahwa perdagangan narkoba telah “memperkaya dan mengokohkan elite politik dan militer Venezuela.”
Harga minyak turun setelah eskalasi yang melibatkan negara kaya minyak tersebut. Harga minyak mentah Brent sempat merosot lebih dari 1% sebelum memangkas penurunan, dan terakhir diperdagangkan turun 0,25%, sementara minyak mentah West Texas Intermediate turun 0,4%.
Venezuela, anggota pendiri OPEC, memiliki cadangan minyak mentah terbukti terbesar di dunia sebesar 303 miliar barel, atau sekitar 17% dari total global, menurut Badan Informasi Energi AS.
Harga emas spot melonjak lebih dari 1% menjadi US$4.383,99.
Dikutip dari CNBC, indeks acuan Jepang Nikkei 225 melonjak 2,82% pada sesi perdagangan pertamanya tahun ini, sementara indeks Topix naik 1,42% ke rekor tertinggi. Saham-saham pertahanan menjadi salah satu penguat utama, dengan Kawasaki Heavy Industries dan Mitsubishi Heavy Industries masing-masing melonjak 5,7% dan 6,4%.
Indeks Kospi Korea Selatan naik 2,41% ke rekor tertinggi 4.420,92, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq bertambah 0,2%. Saham raksasa pertahanan Hanwha Aerospace melonjak hingga 4%, sementara Poongsan diperdagangkan naik 3%.
Indeks ASX/S&P 200 Australia bertambah 0,11%.
Indeks Hang Seng Hong Kong bergerak datar, sementara CSI 300 China daratan naik 0,68%.
Futures saham AS bergerak stabil pada jam perdagangan awal Asia.
Baca Juga
Ditopang Saham Semikonduktor, Wall Street Menguat pada Perdagangan Awal 2026
Di AS pada Jumat, hari perdagangan pertama 2026, S&P 500 ditutup sedikit lebih tinggi berkat penguatan saham-saham semikonduktor yang menopang indeks. Indeks acuan tersebut naik 0,19% ke 6.858,47, sementara Nasdaq Composite turun 0,03% dan berakhir di 23.235,63. Keduanya sempat menguat solid lebih awal, dengan S&P 500 dan Nasdaq yang sarat saham teknologi masing-masing naik hingga 0,7% dan 1,5% pada puncaknya.
Dow Jones Industrial Average melonjak 319,10 poin, atau 0,66%, dan ditutup di 48.382,39.

