Putra Donald Trump Dikabarkan Bakal Jadi Petinggi TikTok AS
Poin Penting
|
WASHINGTON, investortrust.id - Putra Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Barron Trump, disebut-sebut akan menempati posisi penting di jajaran dewan direksi TikTok AS. Kabar ini muncul setelah pemerintah AS resmi memisahkan bisnis TikTok dari induk perusahaannya asal China, ByteDance, melalui kesepakatan akuisisi besar-besaran.
Dilansir Yahoo News, Senin (13/10/2025), informasi tersebut pertama kali diungkap oleh mantan manajer media sosial Trump, Jake Advent. Ia mengusulkan agar Barron, bersama sejumlah anak muda Amerika lainnya, duduk di dewan TikTok guna memastikan aplikasi itu tetap relevan dan disukai generasi muda.
Langkah ini mencuat setelah Trump menandatangani perintah eksekutif yang mewajibkan TikTok dimiliki mayoritas oleh warga negara AS. Kesepakatan itu dicapai hanya beberapa hari sebelum larangan penuh terhadap operasi TikTok di AS dijadwalkan berlaku.
Trump secara terbuka mengakui peran besar TikTok dalam kemenangan politiknya. “Saya punya tempat khusus di hati untuk TikTok. Saya memenangkan suara muda dengan selisih 34 poin, dan banyak yang bilang TikTok punya peran besar di situ,” ujar Trump beberapa waktu lalu.
Trump juga menilai sang putra berperan besar dalam strategi kampanye digitalnya. Bahkan, ia sempat mengunggah video di akun TikTok resminya untuk menyapa pemilih muda.
“Untuk semua anak muda di TikTok, aku yang menyelamatkan TikTok. Jadi kalian berutang besar padaku,” jelas Trump.
Meski masih berupa rumor, kemungkinan Barron bergabung di dewan TikTok dinilai bisa memperkuat pengaruh generasi muda di lingkaran Gedung Putih. Di sisi lain, TikTok juga menunjukkan perannya sebagai kekuatan penting dalam politik dan ekonomi digital AS.
Laporan terakhir menyebutkan bahwa TikTok AS akan dibagi menjadi dua entitas bisnis. Perusahaan patungan yang diumumkan Trump akan mengelola data pengguna dan algoritma, sementara ByteDance akan menjadi pemegang saham minoritas terbesar.
Divisi terpisah yang sepenuhnya dimiliki ByteDance akan tetap mengelola bisnis pendapatan seperti e-commerce dan iklan digital. Wakil Presiden AS JD Vance memperkirakan nilai TikTok AS mencapai sekitar US$14 miliar.
Upaya menyelamatkan TikTok di pasar AS menjadi penting bagi Trump, yang mengklaim aplikasi itu membantunya meraih pemilih muda dalam pemilu tahun lalu. TikTok diketahui memiliki 170 juta pengguna di AS, dan Trump sendiri memiliki 15 juta pengikut di platform tersebut.

