Emas Tembus Rekor Tertinggi di Atas US$3.800, Dipicu Tiga Sentimen Ini
Poin Penting
- Emas spot tembus rekor $3.833,37 per ons, ditutup 1,9% lebih tinggi.
- Kekhawatiran shutdown AS dan pelemahan dolar dorong permintaan safe-haven.
- Reli emas didukung ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Oktober-Desember.
- Perak, platinum, dan emas cetak level tertinggi dalam lebih dari satu dekade.
NEW YORK, investortrust.id - Harga emas dunia melonjak ke level tertinggi sepanjang sejarah, menembus $3.800 per ons pada Senin (29/9/2025). Lonjakan ini dipicu oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, meningkatnya tensi geopolitik, serta kekhawatiran akan potensi shutdown pemerintah AS pekan ini.
Emas spot naik 1,9% menjadi $3.829,63 per ons, setelah sempat menyentuh rekor intraday $3.833,37. Kontrak berjangka emas AS untuk Desember ditutup 1,2% lebih tinggi di $3.855,2.
Baca Juga
Harga Emas Melonjak 2,5% dalam Sepekan, Saatnya Profit Taking?
“Permintaan safe-haven kini terfokus pada risiko shutdown pemerintah AS,” ujar David Meger, Direktur High Ridge Futures, seperti dikutip Reuters. Indeks dolar yang melemah 0,2% turut memperkuat daya tarik logam mulia bagi investor global.
Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan para pemimpin kongres dari kedua partai pada Senin untuk menegosiasikan perpanjangan pendanaan pemerintah. Tanpa kesepakatan, shutdown federal akan dimulai pada Rabu.
Sementara itu, kementerian pertahanan Rusia mengatakan pasukannya telah menguasai desa Shandryholove di wilayah Donetsk timur Ukraina.
Emas, yang cenderung berkinerja baik di lingkungan suku bunga rendah dan masa ketidakpastian, telah naik lebih dari 43% sejauh tahun ini.
Indeks Harga Konsumsi Pribadi AS sesuai ekspektasi pada Jumat, memperkuat kepercayaan pasar terhadap potensi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve pada pertemuan Oktober dan Desember.
“Data PCE minggu lalu dianggap tidak menghalangi satu atau dua pemotongan suku bunga Fed tambahan. Itu terus menjadi faktor pendukung bagi emas dan perak,” urai Meger.
Baca Juga
Belanja Konsumen AS Melonjak, Inflasi Inti PCE Agustus Bertahan di 2,9% YoY
Harga perak spot naik 1,9% menjadi $46,85 per ons, mencapai level tertinggi dalam lebih dari 14 tahun. Platinum naik 1,5% menjadi $1.592,65, tertinggi dalam 12 tahun, sementara Palladium turun 1,1% menjadi $1.255,61.

