Sinyal Powell Dongkrak Wall Street, Dow Terbang Hampir 850 Poin dan Cetak Rekor Baru
Poin Penting
- Dow catat rekor baru setelah Powell isyaratkan peluang pemangkasan suku bunga.
- Saham teknologi memimpin reli, Tesla melesat 6%.
- Peluang rate cut September naik ke 83% menurut CME FedWatch.
- Pasar menutup pekan dengan sentimen lebih positif meski Nasdaq masih terkoreksi.
NEW YORK, investortrust.id – Pasar saham AS meroket pada perdagangan Jumat waktu AS atau Sabtu (23/8/2025) WIB. Indeks Dow Jones Industrial Average mencatat rekor tertinggi setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberi sinyal bahwa bank sentral dapat mulai melonggarkan kebijakan moneter bulan depan.
Baca Juga
Powell Indikasikan Kemungkinan Pemangkasan Suku Bunga, tapi Tetap ‘Hati-hati’
Dow naik 846,24 poin atau 1,89%, menembus rekor baru dan ditutup di level 45.631,74. S&P 500 menguat 1,52% menjadi 6.466,91, sempat hanya terpaut tiga poin dari rekor sebelumnya. Nasdaq Composite naik 1,88% dan berakhir di 21.496,53.
Saham-saham teknologi raksasa melesat menyusul komentar Powell. Nvidia bertambah 1,7%, Meta Platforms melonjak lebih dari 2%, sementara Alphabet dan Amazon masing-masing naik lebih dari 3%. Saham Tesla melonjak sekitar 6%.
Dalam pidatonya di pertemuan tahunan The Fed di Jackson Hole, Wyoming, Powell mengatakan bahwa “prospek dasar dan pergeseran keseimbangan risiko mungkin memerlukan penyesuaian kebijakan.” Ia menambahkan bahwa risiko tampak bergeser antara mandat ganda The Fed: lapangan kerja penuh dan stabilitas harga, sambil menyinggung perubahan besar di bidang pajak, perdagangan, dan imigrasi.
Baca Juga
Pejabat The Fed Michelle Bowman Dorong Tiga Kali Pemangkasan Suku Bunga 2025
Ekspektasi pemangkasan suku bunga seperempat poin pada September melonjak ke sekitar 83% pasca pidato, naik dari sekitar 75% awal pekan, menurut CME FedWatch.
“Sekarang standar sangat tinggi bagi The Fed untuk tidak memangkas suku bunga kurang dari sebulan dari sekarang,” ujar Chris Zaccarelli, CIO Northlight Asset Management, seperti dikutip CNBC.
Kinerja Jumat ini kontras dengan perdagangan muram sebelumnya akibat tekanan di saham teknologi berkapitalisasi besar. Reli terbaru membantu investor menutup sebagian besar kerugian pekan ini.
Sepanjang pekan, Dow naik 1,5%, S&P 500 bertambah 0,3%, sementara Nasdaq terkoreksi 0,6%.

