Wall Street Nyaris ‘Flat’, Pasar Tunggu Sinyal The Fed
Poin Penting
- Dow turun 34 poin, S&P 500 melemah tipis, Nasdaq naik 0,03%.
- Meta dan Microsoft jadi penekan pasar saham AS.
- Investor tunggu laporan keuangan peritel besar: Walmart, Target, Lowe’s, Home Depot.
- Ekspektasi pemangkasan suku bunga September capai 83%, Powell beri sinyal di Jackson Hole.
NEW YORK, investortrust.id - Bursa saham Amerika Serikat berakhir hampir tak bergerak pada Senin waktu AS atau Selasa (19/8/2025) WIB, di tengah kehati-hatian investor menunggu pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell di simposium tahunan Jackson Hole, serta laporan keuangan sejumlah raksasa ritel.
Baca Juga
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 34,30 poin, atau 0,08%, menjadi ditutup pada 44.911,82. S&P 500 turun 0,01% dan berakhir di 6.449,15, sementara Nasdaq Composite naik tipis 0,03% menjadi ditutup pada 21.629,77.
Saham Meta Platforms dan Microsoft masing-masing turun sekitar 2,3% dan 0,6%, menekan pasar secara keseluruhan.
Investor pekan ini akan mencermati hasil keuangan dari peritel besar, termasuk Home Depot, Lowe’s, Walmart, dan Target, untuk petunjuk tentang kesehatan konsumen AS. Kekhawatiran tentang valuasi tinggi, tarif, dan pertumbuhan lapangan kerja yang melambat tetap menjadi perhatian utama menjelang paruh kedua tahun ini.
“Laporan pendapatan peritel pekan ini kemungkinan akan mencerminkan kekhawatiran tarif, kenaikan inflasi, dan perlambatan ekonomi yang diperkirakan,” beber Scott Wren, ahli strategi pasar global senior di Wells Fargo Investment Institute, seperti dikutip CNBC. Ia menambahkan bahwa reli ekuitas yang terlihat dalam beberapa pekan terakhir “kemungkinan akan terhenti” akibat faktor-faktor tersebut.
The Fed juga akan tetap menjadi fokus pekan ini saat para pejabat bank sentral berkumpul di Jackson Hole, Wyoming, untuk simposium kebijakan ekonomi tahunan.
Investor akan memantau acara tersebut untuk mencari petunjuk tentang arah suku bunga ke depan. Kontrak berjangka Fed funds memperkirakan sekitar 83% kemungkinan bahwa bank sentral akan memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan berikutnya di September, menurut alat FedWatch CME.
Baca Juga
Wall Street Terus Melaju, S&P dan Nasdaq Cetak Rekor Baru, Dow Melambung di Atas 450 Poin
Ketiga indeks utama mencatat kenaikan dua pekan berturut-turut, yang juga menandai empat pekan positif dari lima pekan terakhir untuk S&P 500 dan Nasdaq. Saham perusahaan kecil mengungguli pekan lalu saat investor bertaruh pada pemotongan suku bunga yang akan datang.

