Trump Tegaskan Soal Tarif, Yield USTreasury 10 Tahun Anjlok
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil obligasi 10 tahun turun pada hari Senin (03/03/2025) ketika investor bersiap menghadapi pemberlakuan tarif Presiden Donald Trump terhadap Kanada dan Meksiko.
Imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun turun lebih dari 6 basis poin menjadi 4,163%. Sementara itu, imbal hasil obligasi Treasury 2 tahun turun sekitar 4 basis poin, berada di level 3,96%.
Rencana tarif Trump kembali menjadi sorotan minggu ini, dengan bea masuk 25% atas impor dari Kanada dan Meksiko dijadwalkan berlaku pada hari Selasa. Trump mengonfirmasi pajak tersebut pada hari Senin, memupus harapan investor akan adanya kesepakatan menit terakhir untuk menghindari tarif penuh terhadap mitra dagang utama.
Baca Juga
"Mereka sudah siap. Tarif mulai berlaku besok," kata Trump, seperti dikutip CNBC.
Ia juga menegaskan bahwa "tidak ada ruang tersisa untuk Meksiko atau Kanada."
Para trader menyatakan kekhawatiran mereka terhadap dampak tarif terhadap perekonomian, dengan investor legendaris Warren Buffett memberikan komentar langka menentang kebijakan Trump selama akhir pekan. Buffett, ketua dan CEO Berkshire Hathaway, mengatakan bahwa tarif adalah "tindakan perang, dalam beberapa hal" dan dapat memicu inflasi serta merugikan konsumen. Dalam jangka panjang, tarif adalah pajak atas barang.
Baca Juga
Kekhawatiran Dampak Tarif Trump Terus Mencuat, Ini Kata Warren Buffett
Investor juga menganalisis data ekonomi di sektor manufaktur dan konstruksi yang hasilnya lebih lemah dari perkiraan ekonom.

