Wall Street Bergolak, Dow Sempat Ambles 600 Poin Sebelum Trump Tunda Tarif Meksiko
NEW YORK, investortrust.id – Pasar saham AS bergejolak pada perdagangan Senin waktu AS atau Selasa (04/02/2025) WIB. Indeks Dow Jones Industrial Average sempat turun tajam hingga lebih 600 poin, sebelum kemudian berbalik arah.
Baca Juga
Wall Street Ambruk Dipicu Tarif Trump, Dow Anjlok Lebih dari 300 Poin
Dow mengalami pemulihan besar, bangkit dari kerugian tajam di awal sesi setelah Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa tarif terhadap Meksiko akan ditunda selama satu bulan.
Indeks berisi 30 saham utama ini mengakhiri hari dengan turun 122,75 poin atau 0,28%, ditutup pada 44.421,91. Pada titik terendahnya, Dow sempat anjlok 665,6 poin atau 1,5%. S&P 500 turun 0,76% ke 5.994,57, sementara Nasdaq Composite merosot 1,2% menjadi 19.391,96.
ETF iShares MSCI Mexico (EWW), yang melacak saham-saham Meksiko, bangkit dan ditutup lebih dari 2% lebih tinggi.
Saham-saham awalnya anjlok pada hari Senin setelah Trump memberlakukan tarif 25% atas barang impor dari Kanada dan Meksiko selama akhir pekan. AS juga mengenakan tarif 10% atas barang-barang dari China. Berita ini memicu aksi jual besar-besaran di pasar global, dengan saham-saham di AS dan luar negeri mengalami penurunan tajam.
Baca Juga
Saham Berjangka AS Anjlok Setelah Kebijakan Tarif Trump, Dow Futures Jeblok 450 Poin
Namun, sebuah unggahan dari Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum setelah percakapannya dengan Trump tampaknya menenangkan para investor.
“Kami mengadakan percakapan yang baik dengan Presiden Trump dengan penuh rasa hormat terhadap hubungan dan kedaulatan kami; kami mencapai serangkaian kesepakatan,” tulis Sheinbaum dalam sebuah unggahan, menurut terjemahan dari bahasa Spanyol.
Trump kemudian mengonfirmasi kesepakatan sementara tersebut di Truth Social. “Itu adalah percakapan yang sangat bersahabat di mana dia setuju untuk segera mengirimkan 10.000 tentara Meksiko ke perbatasan yang memisahkan Meksiko dan Amerika Serikat,” tulisnya, seraya menambahkan bahwa negosiasi untuk kesepakatan yang lebih permanen akan berlanjut selama sebulan ke depan.
Penundaan tarif terhadap Meksiko memperkuat pandangan optimis beberapa investor bahwa tarif untuk semua negara bisa menjadi alat negosiasi Trump dan bahwa investor sebaiknya tidak bereaksi berlebihan sejak awal.
Baca Juga
AS Tunda Penerapan Tarif Impor atas Meksiko, Gegara Tindak Balasan Meksiko?
“Kami masih berpikir bahwa tarif permanen terhadap sekutu-sekutu AS (Kanada, Meksiko) tidak akan terjadi,” kata Thierry Wizman, ahli strategi FX global dan suku bunga di Macquarie. “Itu karena konsesi adalah cara yang ‘lebih mudah’ untuk menangani ‘masalah’ Trump (dari perspektif biaya-manfaat dan teori permainan), dan Trump suka membuat ‘kesepakatan’. Tekanan politik dan pasar juga akan memaksa pihak-pihak terkait untuk memberikan konsesi, seperti yang terjadi pada 2018.”

