Indonesia-India Perkuat Kemitraan Digital, Ini Tiga Poin Utamanya
JAKARTA, investortrust.id - Indonesia dan India menjalin kerja sama di sektor ekonomi digital yang berlangsung dalam pertemuan bisnis Forum CEO India-Indonesia pada 25 Januari 2025 di Hotel Taj Mahal, New Delhi. Acara ini mempertemukan para pemimpin bisnis kedua negara untuk membangun aliansi yang lebih kuat di bidang teknologi digital, e-commerce, manufaktur, energi bersih, serta kesehatan dan farmasi.
Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital, Ismail, yang hadir bersama Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline Rahmat Shah, menegaskan pentingnya kolaborasi ini.
"Indonesia dan India adalah kekuatan ekonomi besar dengan potensi digital luar biasa. Forum ini membuktikan komitmen kita untuk menjadi pemain utama dalam perkembangan teknologi global," ujar Ismail.
Lebih lanjut, salah satu pencapaian utama forum ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India.
MoU itu juga mencakup tiga poin utama yakni pengembangan teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan (AI); penguatan infrastruktur digital publik seperti sistem identitas digital; serta pengembangan ekosistem digital, termasuk kolaborasi startup, kerja sama antar bisnis (B2B) dan peningkatan keterampilan SDM teknologi informasi.
"MoU ini mempercepat integrasi teknologi di kedua negara, menjadikan kita lebih kompetitif di pasar global," kata Ismail dalam keterangannya, Selasa (28/1/2025).
Baca Juga
Ketum Kadin Anindya: India – Indonesia Sepakat Tumbuhkan Kepercayaan di Tengah Tren Proteksionisme
Sementara Raline Shah menekankan momentum ini sebagai peluang untuk mempercepat revolusi digital di Asia.
"Kita harus menjadi produsen inovasi, bukan hanya konsumen. Melalui AI, IoT, dan digitalisasi industri, Indonesia dan India bisa menjadi pusat kekuatan digital baru di Asia," ujarnya.
Delegasi Indonesia dipimpin oleh Ketua Dewan Penasehat KADIN, Hashim Djojohadikusumo, dan Ketua KADIN Indonesia, Anindya S. Bakrie. Mereka didampingi CEO seperti Afifuddin Suhaeli Kalla (PT Bukaka Teknik Utama) dan Patrick Waluyo (GoTo Group).
Dari pihak India, forum ini dipimpin oleh Direktur Jenderal Confederation of Indian Industry (CII), Chandrajit Banerjee, bersama tokoh seperti Vijay Shekhar Sharma (CEO Paytm) dan Kamal Bali (Presiden Volvo Group India).
Forum ini sekaligus mempertegas hubungan ekonomi yang semakin solid antara kedua negara, dengan harapan inovasi digital dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan solusi berdaya saing global. (C-13)

