WEF 2025 Dibuka, 3.000 Pemimpin dari 130 Negara Fokus Bahas AI, Iklim, dan Tantangan Global
DAVOS, investortrust.id - Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) dimulai hari ini Senin (20/1/2025) di resor pegunungan Alpen, Davos, Swiss. WEF yang bertemakan "Collaborating for the Intelligent Age" berlangsung hingga Jumat (24/1/2025).
Dilansir Euronews, diskusi membahas ketidakpastian geoekonomi, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), penataan kembali pertumbuhan, dan perlindungan lingkungan.
Pendiri WEF Klauss Schwab mendengarkan penjelasan seniman Tiongkok kelahiran Kanada, Sougwen Chung tentang seni instalasi yang berjudul Spectra, yang menampilkan lukisan yang dibuat oleh robot dengan memanfaatkan gelombang otak Sougwen Chung, sehari sebelum pembukaan World Economic Forum 2025 di Davos, Swiss, Minggu, (19/1/2025). Foto: World Economic Forum/Pascal Blitz
Baca Juga
Banyak Pemimpin Dunia Absen dalam WEF 2025, Trump akan Pidato Virtual
Acara ini mengundang sekitar 3.000 pemimpin dari 130 negara, yakni 350 pejabat pemerintah, 60 kepala negara, dan lebih 1.600 pemimpin bisnis, termasuk 900 CEO.
Peserta utama adalah presiden terpilih AS Donald Trump, yang bergabung melalui video untuk dialog interaktif pada Kamis (23/1/2025), Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, yang akan berbicara pada Selasa (21/1/2025)
Dilansir Reuters, dalam banyak hal, WEF yang dimulai oleh Klaus Schwab lebih 5 dekade lalu merupakan bukti keinginan abadi para elite global untuk bertemu. Terlepas dari perkembangan teknologi komunikasi, ribuan politisi, eksekutif, investor, birokrat, dan jurnalis melakukan perjalanan tahunan ke pegunungan Alpen Swiss.
Sesampainya di sana, mereka bertemu di ruang konferensi dan pesta koktail untuk membahas kesepakatan perusahaan, konflik di Ukraina dan Gaza, serta perkembangan terbaru AI.
Pada WEF 2025, perhatian para delegasi akan tertuju pada seorang pria yang tinggal sekitar 7.000 kilometer jauhnya. Trump dijadwalkan akan dilantik di Gedung Capitol Amerika Serikat pada Senin. Setelah itu ia mengeluarkan serangkaian perintah eksekutif, mulai energi, TikTok, hingga imigrasi.
Baca Juga
WEF: Pelaku Usaha Dibayangi Kekhawatiran dan Kewaspadaan pada 2025
Langkah-langkah ini dapat mengguncang pasar keuangan dan mengubah nasib ekonomi, industri, dan perusahaan di seluruh dunia. Para pemodal dan eksekutif perusahaan akan terpaku pada layar saat perincian kebijakan mulai bermunculan. Mantan pembawa acara TV realitas itu akan tampil secara virtual di hadapan delegasi Davos pada Kamis.
Bentrokan jadwal telah memaksa para pimpinan perusahaan untuk membuat pilihan. Bos Microsoft Satya Nadella, CEO JPMorgan Jamie Dimon, dan CEO BlackRock Larry Fink hadir di Davos.
Namun, pelantikan Trump menjadi daya tarik lebih besar bagi yang lain. Lima pemimpin dari tujuh raksasa teknologi AS menghadiri upacara pelantikan Trump, yakni Ketua Eksekutif Amazon Jeff Bezos, bos Tesla Elon Musk, pendiri Meta platforms Mark Zuckerberg, bos Apple Tim Cook, dan CEO Alphabet induk usaha Google Sundar Pichai.

