Wall Street Pesta Cuan di Akhir Pekan, Dow Akumulasi 400 Poin dan Cetak Rekor Baru
NEW YORK, investortrust.id – Pasar saham AS pesta cuan di akhir pekan. Ketiga indeks utama ditutup menguat pada Jumat waktu AS atau Sabtu (23/11/2024). Dow melesat dan cetak rekor baru.
Baca Juga
‘Trump Trade’ Kembali Dongkrak Wall Street, Dow Terbang di Atas 450 Poin
Indeks Dow Jones Industrial Average, yang berisi saham-saham unggulan, naik 426,16 poin atau 0,97% ke level 44.296,51, mencatatkan rekor penutupan tertinggi sepanjang masa dan sesi positif ketiganya secara beruntun. Indeks S&P 500 naik 0,35% menjadi 5.969,34, menandai hari kelima kenaikannya berturut-turut.
Nasdaq Composite, yang berfokus pada teknologi, naik 0,16% ke 19.003,65. Namun, kenaikannya terbatas akibat penurunan 3,2% pada saham Nvidia dan 1,7% pada Alphabet.
Selama pekan ini, Dow menguat sekitar 2%, sementara S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik sekitar 1,7%. Ini menjadi pemulihan dari pekan sebelumnya, ketika reli Wall Street pascapemilu sempat terhenti.
Baca Juga
Pergerakan hari Jumat mencerminkan tren investor mulai mengalihkan eksposur dari saham teknologi ke sektor-sektor yang lebih sensitif terhadap kondisi ekonomi. Hal ini menjelaskan mengapa sektor industri dan konsumsi diskresioner memimpin kenaikan S&P 500, sementara sektor layanan komunikasi menjadi yang terburuk.
Meskipun sektor teknologi melemah, bitcoin mendekati tonggak penting $100.000. Saham-saham berkapitalisasi kecil juga menunjukkan kekuatan minggu ini, dengan indeks Russell 2000 naik 1,8% dalam sesi Jumat dan mencatatkan kenaikan sekitar 4,5% sepanjang pekan.
"Investor mulai beralih dari sektor komunikasi dan teknologi berkapitalisasi besar yang sebelumnya bersinar ke sektor siklikal lain seperti konsumsi diskresioner, industri, keuangan, serta saham berkapitalisasi menengah dan kecil," kata Sam Stovall, kepala strategi investasi di CFRA Research, seperti dikutip CNBC. Menurut dia, penggerak utama tetap merupakan reli tradisional tahun pemilu. Biasanya, semua ukuran, kapitalisasi, dan sektor dalam indeks S&P 1500 mengalami kenaikan harga.

