Wall Street Cetak Rekor, Optimisme Berakhirnya Konflik AS–Iran Dongkrak Pasar
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id - Pasar saham Amerika Serikat kembali mencetak rekor pada Rabu waktu AS atau Kamis (16/4/2026) WIB. Indeks S&P 500 naik 0,80% ke level 7.022,95, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 1,59% ke 24.016,02 - keduanya mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Sebaliknya, Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,15%.
Penguatan mayoritas saham di Wall Street ini memperpanjang reli pasar dalam sepekan terakhir. Nasdaq mencatat kenaikan selama 11 hari berturut-turut, sementara S&P 500 mencatat 10 sesi positif dari 11 hari perdagangan.
Optimisme pasar didorong oleh kemungkinan tercapainya kesepakatan damai antara Washington dan Teheran. S&P 500 bahkan telah sepenuhnya pulih dari kerugian akibat perang Iran pada awal pekan.
Baca Juga
Jenderal Pakistan Tiba di Teheran, Hidupkan Kembali Perundingan AS-Iran
Menurut Thomas Martin, manajer portofolio senior di Globalt Investments, investor sebelumnya telah mengurangi risiko (de-risking) karena kekhawatiran konflik. Namun kini, ketika risiko dinilai mereda, mereka kembali masuk ke pasar agar tidak tertinggal momentum kenaikan.
“Situasi menjelang [perang], para pelaku pasar telah mengurangi risiko sampai batas tertentu sebagai antisipasi bahwa mungkin keadaan akan memburuk. Ketika kemungkinan itu tampaknya berkurang, mereka perlu membeli,” beber Thomas Martin, seperti dikutip CNBC.
Presiden Donald Trump turut memperkuat sentimen positif dengan menyatakan bahwa perang dengan Iran “sangat dekat untuk berakhir” dan bahwa Teheran ingin segera mencapai kesepakatan.
Pasar juga menilai kemungkinan terbukanya kembali jalur perdagangan energi di Selat Hormuz sebagai faktor penting. Jalur ini merupakan salah satu arteri utama distribusi minyak global.
“Apakah akan ada kesepakatan yang memungkinkan Selat Hormuz dibuka dan retorika tentang penghentian arus barang berkurang? Pasar tampaknya mengatakan bahwa mereka berpikir akan ada kesepakatan,” ujar Martin.
Baca Juga
Trump: Perang Iran “Hampir Berakhir”, Blokade Hormuz AS Masuk Hari Kedua
Saham teknologi menjadi motor penguatan, dengan Broadcom melonjak 4%. Kenaikan ini didorong oleh perluasan kerja sama dengan Meta Platforms dalam pengembangan chip kustom untuk pusat data.

