Agar Terhindar dari Pinjol dan Judol, Tak Ada Salahnya Simak Sejumlah Tips Merdeka Finansial ala Sequis
JAKARTA, investortrust.id - Istilah merdeka finansial kerap muncul, tapi belum banyak yang memahaminya apalagi mencapainya. Ironisnya, masyarakat banyak yang terjerat pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol). Agar tak terhindar dua hal itu, Sequis punya sejumlah tips untuk merdeka finansial.
Faculty Head Sequis Quality Empowerment Yan Ardhianto Handoyo mengungkapkan, untuk mencapai kemerdekaan finansial berarti memiliki kontrol penuh atas keuangan pribadi tanpa tergantung pada orang lain dan tidak dalam kondisi terlilit utang atau bebas dari masalah keuangan.
“Kemerdekaan finansial sifatnya personal, bisa berbeda antara satu dengan lainnya,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Jumat (16/8/2024).
Langkah pertama, kanjut Handoyo, ialah memahami arus kas pribadi dan membuat rencana anggaran bulanan yang realistis. Caranya, selalu catat semua pemasukan dan pengeluaran.
“Perlu juga melakukan kategori pengeluaran yang bersifat tetap dan pengeluaran sesaat,” katanya.
Baca Juga
Didominasi Rumah Bersubsidi, 10% Pengajuan KPR ke BCA Ditolak Gara-gara Utang Pinjol
Dikatakan dia, setiap bulan juga perlu melakukan evaluasi anggaran agar mudah untuk mengidentifikasi pos keuangan mana yang harus dikurang sehingga sebagian dari pendapatan bisa dialokasikan untuk tabungan dan investasi.
Juga pertimbangkan dengan matang ketika ingin mengajukan utang. Terutama, jika nilai pinjaman besar, tenornya panjang, dan ada bunga yang melekat pada pinjaman.
“Jika saat ini anda sedang dalam masa membayar cicilan, maka prioritaskan untuk melunasi utang yang sedang berjalan,” ucap Handoyo.
Yang perlu dipersiapkan berikutnya ialah dana darurat sebagai peredam pertama ketika terjadi guncangan keuangan yang mendadak. Dana darurat setiap orang pasti akan berbeda-beda, tapi setidaknya perlu siapkan dana darurat sebanyak tiga hingga enam kali lipat dari pengeluaran per bulan.
Baca Juga
Pelaku Judol Kena Denda 1 Miliar, Muhadjir: Amanat Undang-Undang
Perencanaan keuangan selanjutnya adalah memperbesar aset. Jika memiliki kelebihan dana, sebagian dana bisa diinvestasikan dalam bentuk fisik, seperti tanah, sewa properti atau emas. Juga dapa berinvestasi di tabungan, reksa sana, obligasi, dan saham.
“Investasi di sektor keuangan menjadi pilihan banyak orang saat ini. Semakin panjang periode investasi maka semakin besar potensi pertumbuhan nilai investasi,” ujar Handoyo.
Selanjutnya, yang tak kalah penting ialah memiliki asuransi. Ini sangat baik untuk antisipasi risiko yang tK terduga di kemudian hari, seperti terkena penyakit kritis, butuh perawatan medis, memerlukan pengobatan dan lainnya.
“Antisipasi atas risiko finansial akibat kondisi yang disebutkan di atas adalah melalui asuransi jiwa dan kesehatan,” katanya.

