Kejar Target 350 Ribu di 2026, BP Tapera Realisasikan KPR FLPP 42 Ribu Unit di Kuartal I-2026
JAKARTA, investortrust.id – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) berhail merealisasikan kredit pemilikan rumah (KPR) fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) lebih dari 42.000 unit hingga akhir kuartal I-2026.
“Kami sudah menyalurkan pembiayaan untuk sekitar 41.000 unit lebih. Kemarin sudah 41.100-an unit, mungkin hari ini sudah 42.000-an unit, sampai dengan akhir Maret,” ujar Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat, Heru Pudyo Nugroho, di Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga
Purbaya Harap Tapera Turut Menyasar ke Masyarakat Berpenghasilan Tanggung
Heru menegaskan, BP Tapera menargetkan penyaluran KPR FLPP dapat mencapai 350.000 unit hingga akhir 2026, seiring permintaan yang dinilai masih cukup kuat.
“Kita tetap utamakan akselerasi, koordinasi intens dengan ekosistem perumahan. Baik itu pengembang dan bank penyalur kita minta komitmennya. Jadi, setahun ini ditargetkan bisa terserap 350.000 unit hingga akhir 2026, demand-nya cukup bagus tahun lalu,” tegasnya.
Sebelumnya, BP Tapera mencatat penyaluran KPR FLPP sepanjang 2025 mencapai 278.868 unit rumah dengan nilai Rp34,64 triliun per 31 Desember 2025.
Baca Juga
Ancaman Trump ke Iran Kerek Harga Minyak Mentah dan Dolar AS
Penyaluran tersebut dilakukan melalui 40 bank penyalur dan melibatkan 22 asosiasi perumahan yang tersebar di 13.249 perumahan, dikelola oleh 8.113 pengembang di 33 provinsi serta 401 kabupaten/kota.
BP Tapera terus mendorong akselerasi penyaluran KPR FLPP melalui penguatan koordinasi dengan pengembang dan perbankan guna menjaga momentum pertumbuhan sektor perumahan subsidi di Indonesia.

