Bank Mandiri (BMRI) Bakal Optimalkan Dana SAL Tambahan dari Kemenkeu untuk Sektor Produktif
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyatakan kesiapan untuk mengelola dana tambahan Saldo Anggaran Lebih (SAL) dari pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dana tersebut diharapkan dapat memperkuat likuiditas perbankan sekaligus mendorong pembiayaan ke sektor-sektor produktif.
Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengungkapkan, pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam penempatan dana tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
“Dana tersebut akan dikelola secara prudent dan disalurkan secara efektif ke sektor-sektor produktif, dengan fokus pada penguatan ekonomi berbasis kerakyatan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat (27/3/2026).
Baca Juga
Perkuat Pasar Keuangan Syariah, Bank Mandiri Raih Empat Penghargaan Dealer Utama SBSN Terbaik 2025
Menurut Adhika, Bank Mandiri juga memastikan bahwa pengelolaan dana akan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian serta tata kelola yang baik agar memberikan dampak optimal bagi berbagai pihak.
“Bank Mandiri berkomitmen memastikan penyaluran dilakukan secara efektif, transparan, serta memberikan dampak optimal bagi dunia usaha dan masyarakat luas,” katanya.
Sebelumnya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah telah menyalurkan tambahan likuiditas sebesar Rp 100 triliun ke perbankan pada pertengahan Maret 2026.
Baca Juga
Siap Hadapi Lonjakan Transaksi, Bank Mandiri (BMRI) Perkuat Livin’ Jelang Lebaran
Kebijakan tersebut dinilai akan membantu bank untuk melonggarkan likuiditas yang masih ketat. Sebab, saat ini permintaan untuk kredit perbankan juga masih belum pulih sepenuhnya.

