Bagikan

Bank Mandiri (BMRI) Optimalkan Penempatan Dana SAL untuk Dorong Kredit UMKM dan Sektor Strategis

Poin Penting

Penempatan dana pemerintah dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) dilakukan secara prudent untuk menjaga likuiditas dan mendukung pemulihan ekonomi.
Dana SAL diarahkan ke UMKM, industri padat karya, serta sektor strategis seperti pangan, energi terbarukan, manufaktur, dan kesehatan.
Penyaluran kredit diharapkan mendorong multiplier effect, meningkatkan daya saing ekspor, serta membuka lapangan kerja berkelanjutan.

JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyatakan komitmennya dalam mengelola penempatan dana pemerintah yang berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) secara hati-hati dan produktif guna mendukung pemulihan serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Mochamad Rizaldi mengungkapkan, penempatan dana SL merupakan bagian dari upaya bersama menjaga efektivitas transmisi likuiditas di sistem keuangan.

“Untuk mendukung percepatan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya, dalam Paparan Kinerja Kuartal I 2026 Bank Mandiri secara daring, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga

Jurus Bank Mandiri (BMRI) Jaga Posisi Sebagai Raja Pembiayaan Hijau Nasional

Rizaldi menjelaskan, Bank Mandiri mengelola dana tersebut secara prudent dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan kebutuhan likuiditas internal bank.

Menurutnya, pemanfaatan dana SAL difokuskan untuk mendukung penyaluran kredit dan menjaga kelancaran fungsi intermediasi perbankan. Penyaluran tersebut diarahkan ke sektor-sektor yang memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian.

Baca Juga

Berbagi Kebaikan untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal dan Targetkan 2.800 Pendonor

“Pemanfaatannya terutama kami arahkan kepada segmen UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) dan industri padat karya serta sektor strategis lainnya seperti perkebunan dan ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam dan energi terbarukan, layanan kesehatan, manufaktur, serta sektor-sektor prioritas yang memiliki multiplier effect terhadap perekonomian,” kata Rizaldi.

Ia berharap, langkah tersebut dapat memperkuat daya saing ekspor nasional sekaligus memperkuat daya saing ekspor serta memperluas lapangan kerja dan aktivitas ekonomi berkelanjutan.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024