Mau Tahu Kelanjutan Rencana BTN Akuisisi Perusahaan Asuransi? Ini Kata Bos BTN
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN (BBTN) buka suara terkait rencana akuisisi PT Asuransi Binagriya Upakara yang belakangan ini ramai diperbincangkan publik.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengungkapkan, hingga saat ini belum ada keputusan final terkait aksi korporasi tersebut. Menurutnya, Asuransi Binagriya merupakan perusahaan asuransi yang didirikan melalui kerja sama dana pensiun dan yayasan, yang kemudian mengajukan proposal kepada BTN untuk mengambil alih kepemilikan perusahaan.
“Ada aturan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) terkait dengan penambahan modal minimal Rp 1 triliun di tahun 2028. Mereka kirim surat ke kita, intinya mereka ingin BTN (yang) ambil alih,” ujarnya, dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja Tahun 2025 BTN, di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Dari sisi kinerja, Nixon mengakui bahwa Asuransi Binagriya memiliki fundamental yang sangat baik. Perusahaan tersebut mencatatkan return on assets (ROA) di atas 5%, jauh di atas rata-rata ROA perbankan yang berada di kisaran 1%-2%.
“Perusahaannya bagus. ROA bagus di atas 5%. Perusahaannya bagus ROE (return on equity)-nya 18%. Klaim rasionya 30%, ketika asuransi lain klaim rasionya 70%-80%,” katanya.
Baca Juga
Ditopang Hal Ini, Laba Bersih BTN (BBTN) Meningkat 16,4% Jadi Rp 3,5 Triliun di 2025
Meski begitu, Nixon menyebutkan tantangan utama perusahaan asuransi tersebut adalah skala usaha yang masih relatif kecil. Meski begitu, secara bisnis ia menilai perusahaan tersebut memiliki prospek yang baik.
“This is a good business,” ucapnya.
BTN sendiri, lanjut Nixon, telah membahas potensi akuisisi tersebut bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Namun, Danantara meminta agar rencana tersebut ditunda sementara, mengingat saat ini tengah berlangsung proses konsolidasi perusahaan-perusahaan asuransi nasional.
“Kita sudah bahas juga dengan Danantara, cuman Danantara meminta ini di postpone (menunda) karena lagi ada konsolidasi perusahaan-perusahaan asuransi. Jadi kita tunggu itu aja mau kemananya,” ujarnya.
Menurut Nixon, BTN memastikan akan mengikuti arah kebijakan pemerintah dan regulator dalam setiap langkah strategis, termasuk dalam rencana pengembangan bisnis asuransi ke depan.

