Hanwha Akuisisi Bank Nobu, Bagaimana Kelanjutan Merger Nobu dengan Bank MNC? Ini Kata OJK
Hanwha Life secara resmi mengakuisisi 40% saham PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) atau Bank Nobu. Langkah ini merupakan upaya dari perusahaan asuransi asal Negeri Ginseng tersebut untuk memperluas portofolio keuangannya di pasar Asia Tenggara.
Lalu yang menjadi pertanyaan apakah dengan diakuisisinya Nobu Bank oleh Hanwha Life, maka penggabungan usaha alias merger antara Bank Nobu milik taipan James Riady danPT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) milik taipan Hary Tanoesoedibjo akan berlanjut atau terhenti?.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengatakan, proposal merger datang dari MNC dan Bank Nobu, di mana kedua bank tersebut sudah melakukan komunikasi mengenai masalah akuisisi tersebut.
Namun secara pastinya terkait merger duo bank nasional tersebut, ia mengaku belum ada informasi lebih lanjut. Seperti diketahui, kabar merger kedua bank tersebut telah mencuat sejak awal 2023. OJK sebelumnya memproyeksikan merger rampung pada Agustus 2023. Namun, hingga 2023 berakhir merger belum juga terlaksana.
“Belum ada pernyataan lanjutan, mungkin karena proses akuisisi Hanwha Life sendiri masih memerlukan waktu,” katanya kepada Investortrust.id, Rabu (8/5/2024).
Baca Juga
Diakuisisi Hanwha Life, Ini Prospek Saham dan Bisnis Bank Nationalnobu (NOBU)
Sebelumnya berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), 22 dan 23 April 2024, Corporate Secretary Bank Nobu Mario Satrio dan Corporate Secretary Bank MNC Heru Sulistiadhi kompak mengatakan perseroan akan patuh kepada ketentuan OJK. Perseroan patuh kepada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Terkait dengan merger, pihak yang paling berkompeten untuk menjelaskan adalah OJK.Perseroan juga akan memenuhi ketentuan terkait aksi korporasi tersebut termasuk ketentuan tentang keterbukaan informasi.
Sementara mengenai akuisisi Bank Nobu oleh Hanhwa, Dian mengatakan, akuisisi itu masih dalam tahap bilateral. Di mana proses untuk operasionalnya masih amat panjang.
“Jika proposal sudah siap, akan dilanjutkan dengan proses persetujuan OJK. Jadi kita dalam posisi menunggu proposal resmi diajukan ke OJK. Tentu nanti juga akan ada komunikasi antar otoritas Korea (FSC) dan OJK,” ujarnya.
Dian menilai, Hanwha Life Group tengah memproses komitmen investasinya. Di sisi lain Langkah akuisisi itu juga upaya perusahaan untuk memenuhi proses tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) yang berlaku di Korea.
Untuk itu, diperlukan persetujuan dari jajaran eksekutifnya, baru setelah itu diumumkan ke publik.
“Tentunya masih perlu waktu lagi untuk proses berikutnya untuk menandatangani conditional agreement dengan Bank Nobu, karena masih perlu beberapa proses internal dan due diligence. Setelah itu perlu proses persetujuan Financial Services Commission (FSC), seperti institusi OJK di Korea dan persetujuan OJK di Indonesia,” ujar Dian.
Baca Juga
Melansir The Korea Times, dikutip Selasa (7/5/2024) President and Chief Global Officer (CGO) Hanwha Life, Kim Dong-won dan Vice Chairman and CEO Yeo Seung-joo hadir pada acara penandatanganan persetujuan perjanjian pembelian saham atau stock purchase agreement (SPA), pada Jumat (3/5/2024). Sementara, CEO Lippo Group, John Riadi dan MPC CEO, Adrian Suherman juga turut hadir dalam agenda tersebut.
Hanwha Life dan Bank Nobu berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan, sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan dan memperdalam hubungan bisnis. Ke depannya, kedua belah pihak juga sepakat dalam mendukung dan berkolaborasi di berbagai bidang bisnis, termasuk di infrastruktur, jaringan, serta di bidang keahlian masing-masing.
Yeo Seung-joo mengungkapkan, dengan proses akuisisi ini Hanwha Life beserta afiliasi keuangan di Hanwha Group berupaya untuk mendorong pertumbuhan yang lebih jauh dan menjadi pemain keuangan global yang besar.
“Hanwha Life akan memaksimalkan sinergi dengan mengintegrasikan kemampuan digital Hanwha dan keahlian manajemen Lippo Group di bisnis perbankan,” ujar Yeo.
Sementara itu, James Riadi berharap kerjasama dan sinergi pihaknya dengan Hanwha Life dapat terus berlanjut ke depannya. “Seperti persahabatan dan kepercayaan jangka panjang antara saya dan Presiden Hanwha Life Kim Dong-Won,” katanya.

