Maybank Indonesia Bidik Pertumbuhan Fee Based Income hingga Double Digit di 2026, Salah Satunya Lewat Ajang Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Maybank Indonesia (BNII) optimistis mencatatkan pertumbuhan pendapatan berbasis biaya atau fee based income hingga dua digit di tahun ini.
“Kami berharap di tahun yang 2026 tentunya fee income Maybank pun bisa naik double digit,” ujar Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan, saat ditemui usai Press Conference Kick Off Maybank Marathon 2026, di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Untuk mencapai target tersebut, salah satu upaya yang dilakukan Maybank Indonesia yaitu dengan menggelar Maybank Marathon 2026. Tapi menurut Steffano, gelaran Maybank Marathon berdampak secara tidak langsung terhadap fee based income.
“Impact-nya tidak langsung, karena dengan adanya Maybank Marathon ini otomatis meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk-produk Maybank, solusi dari Maybank,” katanya.
Baca Juga
Maybank Indonesia Targetkan Spin Off Unit Syariah pada 2027, Aset Tembus Rp 42 Triliun
“Dengan begitu, otomatis fee income-nya akan naik dengan sendirinya. Karena lebih banyak tentunya nasabah-nasabah bertransaksi menggunakan Maybank,” sambung Steffano.
Jika dibandingkan dengan Maybank Marathon tahun lalu, ia tidak menyebutkan secara detail dampaknya terhadap fee based income Maybank Indonesia.
Baca Juga
Maybank Indonesia Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk Percepat Pemulihan Bencana Sumatra
“Kita belum sempat ngukur secara direct, tetapi indirectly,fee income kita naik cukup signifikan sekali di tahun 2025.
Sekadar informasi, Maybank Marathon 2026 merupakan ajang lari internasional yang dilaksanakan ke-15 kalinya oleh Maybank Indonesia. Ajang ini akan digelar pada 23 Agustus 2026 di Bali United Training Center, Gianyar, Bali.

