Rupiah Kembali Menguat Terhadap Dolar AS
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (12/12/2025). Rupiah menguat 15 poin atau tumbuh 0,09% terhadap dolar AS.
Serupa dengan rupiah, dolar Singapura juga menguat terhadap dolar AS sebesar 0,05%. Selain itu, ringgit Malaysia juga menguat terhadap dolar AS sebesar 0,1%. Poundstreling Britania Raya juga mebguat sebesar 0,03%. Yuan China juga menguat 0,02%.
Berkebalikan, rupee India dan yen Jepang melemah terhadap dolar AS. Pelemahan dua mata uang itu masing-masing 0,45% dan 0,05%.
Baca Juga
Sementara itu, euro Uni Eropa juga melemah dihadapan dolar AS sebesar 0,02%.
Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro mengatakan penguatan rupiah terjadi karena indeks dolar AS atau DXY yang turun ke 98,35, level terendah delapan minggu. Klaim pengangguran awal meningkat lebih dari yang diperkirakan pada minggu 6 Desember, mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua bulan.
Baca Juga
Bank Sentral AS (Fed) juga mengisyaratkan prospek yang kurang agresif dibandingkan yang diantisipasi pasar dan Ketua the Fed Jerome Powell menyatakan kenaikan suku bunga tidak akan terjadi. Ini mendorong para pedagang untuk memperkirakan dua penurunan suku bunga tambahan pada tahun 2026 meskipun proyeksi Fed hanya menunjukkan satu penurunan.
Sementara itu, perkiraan inflasi diturunkan menjadi 2,5% untuk tahun 2025 dan 2,4% untuk tahun 2026, tetap sedikit di atas target 2%

