Hari Ini Rupiah Menguat ke Rp 16.531 Terhadap Dolar AS
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Rupiah mengalami penguatan pada Kamis (9/10/2025). Mata Uang Garuda mengalami penguatan 42 poin atau naik 0,25% menjadi Rp 16.531 per US$.
Posisi rupiah yang menguat seiring dengan melemahnya indeks dolar Amerika Serikat (AS) atau DXY ke 98,17.
Dolar AS mengalami pelemahan ke hampir seluruh mata uang di kawasan Asia. Dolar AS melemah sebesar -0,13% terhadap yen Jepang, won Korea Selatan sebesar -0,39%, dan terhadap ringgit Malaysia melemah -0,06%.
Dolar AS juga melemah terhadap dolar Singapura dan peso Filipina yang masing-masing, turun -0,14% dan -0,16%. Selain itu, dolar AS juga melemah terhadap euro Uni Eropa sebesar -0,15% dan poundsterling Inggris sebesar -0,08%.
Baca Juga
Sementara itu, dolar AS menguat terhadap baht Thailand sebesar 0,34% dan rupee India sebesar 0,02%.
Shutdown pemerintah AS, masih menghadapi kebuntuan karena kondisi kongres. Kondisi ini menghambat rilis data ekonomi penting yang biasanya digunakan pasar dan the Fed.
Kekhawatiran terhadap inflasi yang bertahan dan pelemahan dolar AS mendorong pasar luar negeri beralih dari aset berbasis dolar ke logam mulia, kata analisis Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro.
“Sejalan dengan lemahnya lelang surat utang tenor 10 tahun yang mendorong imbal hasil naik ke level tertinggi,” ujar Andry.
Baca Juga
Andry menjelaskan kenaikan DXY ke 98,9 sejak awal Agustus. Ini dorong oleh pelemahan mata uang utama lainnya. Termasuk penguatan dolar AS terhadap franc Swiss dan euro, yang tertekan oleh gejolak politik di Prancis.
“Dolar AS menguat terutama terhadap yen, di tengah ekspektasi stimulus fiskal besar-besaran di Jepang, karena kepemimpinan pemerintahan baru,” kata dia.
Untuk perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah diproyeksikan akan berada di rentang Rp 16.540 hingga Rp 16.625 per US$.

